Selasa, 21 Januari 2020

Jelang Tes CPNS, Mulai 21 Januari 2020 Instansi Wajib Umumkan Jadwal dan Lokasi SKD

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2020, sudah tahukah anda bahwa Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2019 akan berlangsung pada 27 Januari – 28 Februari 2020, untuk itu seluruh instansi wajib mengumumkan jadwal dan lokasi SKD mulai 21 Januari 2020 melalui masing-masing website/portal instansi. 

“Imbauan ini sudah disampaikan melalui Surat Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor E 26-30/V 12-18/99 Tanggal 17 Januari 2020 perihal Pengumuman Resmi Jadwal Seleksi CPNS Formasi Tahun 2019,” ujar Plt. Kepala Biro Humas BKN, Paryono.

Instansi, jelas Paryono, juga diminta untuk mengumumkan daftar nama peserta CPNS kategori P1/TL, baik secara online melalui website instansi dan ditempel pada papan pengumuman di setiap titik lokasi ujian sebelum jadwal SKD dimulai. 

“Ketentuan wajib mengumumkan daftar nama pelamar P1/TL ini sudah disampaikan kepada seluruh instansi melalui Surat BKN Nomor E 26-30/V 12-6/99 perihal Tindak Lanjut Peserta Seleksi CPNS P1/TL pada tanggal 17 Januari 2020,” tambah Paryono.

Perlu disampaikan kembali bahwa pelamar Kategori P1/TL adalah peserta seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 dan memenuhi nilai ambang batas/passing grade berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 37 Tahun 2018 tentang Nilai Ambang Batas Seleksi Kompetensi Dasar Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2018, serta masuk dalam 3 (tiga) kali formasi jabatan yang dilamar untuk dapat mengikuti SKB tahun 2018, namun dinyatakan tidak lulus sampai dengan tahap akhir sesuai Permenpan Nomor 23 Tahun 2019. 

Selain itu pelamar P1/TL yang memilih menggunakan nilai SKD Tahun 2018 maka kualifikasi pendidikan dan formasi jabatan yang dilamar tahun 2019 dengan kualifikasi pendidikan pada saat melamar sebagai CPNS Tahun 2018 wajib sama.

Di akhir rilis, Paryono menyampaikan bahwa total pelamar CPNS TA 2019 mencapai 4.197.218 dan pelamar yang dinyatakan lulus syarat administrasi atau Memenuhi Syarat (MS) sejumlah 3.364.867. “Peserta dengan status MS selanjutnya akan berkompetensi pada tahap berikutnya untuk mengisi 150.315 formasi CPNS TA 2019,” pungkas Plt. Karo Humas BKN di akhir rilis.

Berita ini bersumber dari SETKAB RI

Senin, 13 Januari 2020

Menteri PANRB Terima Naskah Soal SKD Dari Mendikbud

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2020, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Tjahjo Kumolo menerima naskah soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019, dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim. Dalam sambutannya, Menteri Tjahjo menyampaikan dengan diserahkannya soal SKD tersebut, selanjutnya Tim Panselnas akan melakukan proses pemasukan (input) ke dalam sistem CAT BKN yang akan digunakan untuk seleksi.

“Atas nama Panselnas CPNS saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya yang telah bekerja keras dalam penyusunan naskah soal SKD dari awal tahun 2019,” ujarnya dalam acara serah terima soal SKD CPNS 2019, di Kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Senin (13/01).

Pada proses penginputan soal diperlukan kehati-hatian dan jaminan kerahasiaan serta keamanan data. Oleh karenanya, ia berpesan kepada seluruh Tim Panselnas yang terdiri dari Kementerian PANRB, Kemendikbud, BKN, BSSN, BPPT, BPKP agar mengawal kelancaran dan keamanan seluruh rangkaian proses seleksi tersebut.

Tahapan SKD dijadwalkan akan dimulai pada akhir Januari hingga Februari 2020 dengan ujian berbasis komputer (Computer Assisted Test). Materi SKD meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Berdasarkan data dari SSCASN BKN tercatat sejumlah 4.197.218 calon peserta telah melakukan pendaftaran, dan sebanyak 3.364.897 telah lolos verifikasi administrasi. Berdasarkan angka tersebut menunjukkan besarnya antusiasme dan perhatian masyarakat terhadap rekrutmen CPNS.

Proses pengadaan CPNS tahun 2019 terdapat 154.029 formasi, yang terdiri dari instansi pusat sebanyak 37.584 formasi dan instansi daerah sebanyak 116.445 formasi. Diharapkan agar proses seleksi CPNS Tahun Anggaran 2019 ini dapat berlangsung aman, kompetitif, adil, objektif, transparan, bersih dari praktik KKN, dan pada akhirnya dapat menghasilkan CPNS yang berdaya saing, kompeten, dan berintegritas guna mewujudkan kondisi Indonesia yang lebih maju.

Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menyampaikan sebagai salah satu instrumen penting dalam menjaring calon ASN, penyusunan soal SKD 2019 dilakukan melalui beberapa tahapan dan dengan melibatkan berbagai pihak, antara lain penyusunan soal kisi-kisi SKD tahun 2019 yang diawali dengan proses evaluasi soal dan kisi-kisi soal tahun 2018.

“Proses evaluasi tersebut melibatkan unsur dari Kementerian PANRB, BKN, BPPT, serta dosen-dosen yang berkompeten dari perguruan tinggi, didampingi oleh ahli konstruksi soal dari Badan Penelitian dan Pengembangan Kemendikbud,” ujarnya.

 Disampaikan, soal yang telah disusun juga dipastikan telah sesuai dengan kaidah penulisan bahasa Indonesia yang baik dan benar, yang dilakukan oleh para ahli bahasa dari Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. Untuk itu, Kemendikbud berkomitmen untuk selalu membantu proses pengadaan secara akuntabel dan transparan agar dapat diperoleh calon ASN yang berintegritas, nasionalis, profesional, berwawasan global, dan menguasai teknologi informasi.

Pada kesempatan yang sama, Sekjen Kemendikbud Ainun Na’im menerangkan bahwa soal SKD yang diserahkan kepada Menteri PANRB telah disiapkan oleh tim dari berbagai perguruan tinggi, dan dikordinasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud, untuk seterusnya diserahkan ke panselnas untuk digunakan pada seleksi CPNS.

“Kita harapkan soal-soal ini, nantinya dapat menyeleksi calon-calon ASN yang sesuai dan memenuhi visi dan misi bapak Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin,” pungkasnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.

Jumat, 03 Januari 2020

Pemerintah Siapkan 394 Titik Lokasi Pelaksanaan SKD

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2020, sudah tahukah anda bahwa jelang berakhirnya masa sanggah bagi pelamar seluruh instansi, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mematangkan persiapan titik lokasi (tilok) yang akan menjadi lokasi pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS Tahun Anggaran 2019. Data per 31 Desember 2019, Pemerintah telah menyiapkan 361 titik lokasi mandiri. “Titik lokasi sampai sekarang masih bergerak terus. BKN menyiapkan Tilok di 13 Kantor Regional, 20 kantor Unit. Sedangkan untuk tilok yang pengadaannya mandiri, per hari Selasa ini telah tersedia 394 tilok. Jumlah tilok masih terus bergerak”, tegas Heri Susilowati Kepala PPSR ASN (Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen Aparatur Sipil Negara) pada Selasa, (31/12/2019) di BKN Pusat.

Sampai saat ini, masing-masing Kantor Regional terus melakukan koordinasi dengan Instansi mandiri. Selain itu BKN juga terus memantau kelayakan dan kelengkapan sarana dan prasarana yang disiapkan instansi terkait. BKN juga sedang mematangkan terkait perubahan Peraturan BKN Nomor 8 Tahun 2018 tentang Prosedur Penyelenggaraan Seleksi dengan Metode Computer Assisted Test (CAT) BKN. Targetnya peraturan tersebut selesai dimatangkan di Januari, untuk memastikan pelaksanaan seleksi berjalan sesuai standar. Berkaitan dengan kesiapan soal SKD, penyedia soal yang terdiri dari konsorsium Universitas Negeri terbaik di Indonesia yang ditunjuk oleh Panselnas (Panitia Seleksi Nasional).

“Selain melibatkan seluruh Unit BKN, Pelaksanaan SKD CPNS Tahun Anggaran 2019 melibatkan Instansi terkait dalam hal infrastruktur. BKN sendiri ada pada kesiapan server dan Sumber Daya Manusia (SDM) sesuai dengan titik lokasi”, ungkap Heri. Tim Pelaksana CAT yang disiapkan terdiri dari : Koordinator, Super Admin, Petugas Aplikasi, dan Pengawas. Sementara itu untuk persiapan pelaksanaan, BKN telah  melaksanakan Training of Trainers (ToT) kepada tim pelaksana pada November lalu.

Pada pemetaannya, masing-masing tilok memiliki tim pelaksana CAT yang sudah disiapkan BKN sesuai dengan kebutuhan. Kementerian Pusat difasilitasi oleh BKN Pusat dan Instansi Daerah (Provinsi, Kabupaten, dan Kota) difasilitasi oleh Kantor Regional BKN wilayah kerja masing-masing. Hal ini pun sesuai dengan arahan Sekretaris Utama (Sesma) BKN, koordinasi menjadi kunci penting pada persiapan dan pelaksanaannya nanti.

Terkait persiapan yang harus diperhatikan oleh peserta tes, Heri berpesan untuk terus mengikuti informasi terkini dari website Instansi yang dilamar. Karenanya peserta dituntut untuk sesuai jadwal dan lokasi di hari pelaksanaan tes. Selain itu kesiapan menghadapi tes perlu diperhatikan. “Percaya pada diri sendiri bahwa kita mampu menjaga integritas dan memiliki karakteristik pribadi yang unggul dalam melaksanakan tes SKD”, ungkap Heri.

Berita ini bersumber dari BKN.