Sabtu, 24 Agustus 2019

3 Tips Belajar ala Siti Riza, PNS dengan Nilai Tes Tertinggi di BKKBN

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa bisa berhasil dalam menjalani sebuah tes, siapa tidak akan merasa senang? Apalagi jika kesuksesan yang diraih, bisa dikatakan merupakan sebuah prestasi yang tidak banyak bisa diraih oleh orang pada umumnya. Inilah yang mungkin bisa menggambarkan kejadian yang dialami oleh seorang PNS bernama Siti Riza, asal Jawa Tengah.

Tahukah Anda? Siti merupakan PNS dengan nilai tertinggi dalam gelaran tes CPNS (calon pegawai negeri sipil) untuk BKKBN pada 2018 lalu? Pencapaian yang tidak banyak bisa diraih oleh seseorang bukan?

Kepada Okezone, PNS yang bekerja sebagai penyuluh Keluarga Berencana di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah ini, menceritakan pengalamannya menjadi peserta tes CPNS dengan raihan nilai tertinggi khusus untuk formasi penyuluh keluarga berencana.

Siti menuturkan, awalnya ia terpanggil berniat untuk mengikuti tes CPNS memang karena sudah berniat betul ingin menjadi seorang penyuluh KB.

“Karena saya memang ingin menjadi penyuluh KB. Saya suka bertemu dan berkomunikasi dengan orang banyak. Mendengarkan cerita hidup mereka, masalah yang sedang dihadapi, dan bersama-sama cari opsi solusi untuk masalahnya. Ketika akhirnya sudah memutuskan, kemudian merasa puas dan merasakan manfaatnya, saya merasakan kelegaan dan kepuasan tersendiri bisa membantu,” tutur Siti saat diwawancara Okezone, Minggu (25/8/2019).

Memutuskan untuk menjajal peruntungan diri dengan mengikuti tes CPNS, menariknya walau sukses meraih nilai tertinggi. Siti mengungkapkan, secara keseluruhan persiapan dirinya belajar hanya dilakukan dalam kurun waktu kurang dari tiga bulan.

Kemudian, bagaimana tips belajar ala Siti? Apakah ia belajar mati-matian tak kenal waktu?

“Memang sudah berniat tes jadi PNS di tes cpns periode 2018. Sudah mulai mempersiapkan diri 1-2 bulan sebelum hari tes. Pertama pelajari materi-materi TIU dan TWK dari buku CPNS. Kemudian membiasakan diri dengan tipe-tipe soal tersebut dengan belajar dari kumpulan soal. Buku, internet atau aplikasi soal cpns di playstore. Sedangkan untuk TKP, tidak ada materi yang bisa dipelajari, sebab memang TKP fungsinya agar melihat apakah karakter kita sesuai dengan karakter PNS yang berjiwa melayani. Jawab soal itu berusaha memposisikan diri sebagai PNS,” imbuhnya panjang lebar.

Ketika ditanya lebih lanjut, selain belajar dan latihan soal dari berbagai platform. Siti mengaku, ada tiga kunci yang ia pegang saat menjalani tes CPNS kala itu. Yakni niat awal bekerja dan mengingat petuah yang sempat diberikan oleh mantan atasannya terdahulu.

“Tiga kunci yang saya pegang. Niat, fokus dan doa. Mantapkan niatnya dulu, benar ingin jadi PNS? Kalau sudah mantap niatnya pasti akan berusaha maksimal. Kita akan fokus dalam menyiapkan segala administrasi, belajar dan tentu diiringi doa. Ketika malas dan ragu, ingat lagi tujuan awal diri kita. Bos saya di tempat kerja dulu sering mengingatkan, "victory meets preparation", tidak ada yang namanya kebetulan, yang ada adalah kesempatan bertemu persiapan,” tandas Siti lugas.

Berita ini bersumber dari Okezone

Selasa, 20 Agustus 2019

Formasi CPNS 2019 Sudah Diterima BKN, Pendaftaran seleksi CPNS 2019 diharapkan bisa dibuka tepat waktu

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menerima rumusan fomasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari semua Kementerian dan lembaga yang akan dibuka dalam seleksi tahun ini. 

Namun, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan lembaganya belum menerima rumusan semua formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang akan dibuka pada 2019. 

"Kalau [formasi] CPNS, saya rasa sudah masuk semua, yang belum itu PPPK. Jadi mungkin akan kita dahulukan [pendaftaran seleksi] PNS," ujar Bima di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Jakarta Pusat, Senin (19/8/2019). 

"Karena kalau menunggu [formasi] PPPK, waktunya tinggal sebentar," tambah Bima. 

Bima menjelaskan, pembukaan seleksi CPNS perlu segera dilakukan karena pemenuhan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru sudah mendesak, terutama untuk profesi tenaga pendidikan dan kesehatan. Dia berharap, pendaftaran seleksi CPNS 2019 bisa dibuka tepat waktu, Oktober nanti. 

"Pak Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) saat ini masih minta Presiden [Jokowi] untuk melakukan rapat terbatas. Ini perpindahan pemerintahan baru kan harus ada pembahasan," ujar Bima. 

Sebelumnya, pada 8 Agustus 2019 lalu, Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan sebagian kementerian dan pemda belum mengajukan usulan formasi CPNS. 

"Kurang lebih ada 14 Kementerian dan lembaga yang masih perlu diklarifikasi. Pemdanya kurang lebih 77," kata Setiawan di Kantor Kemen PAN-RB, Kamis (8/8/2019).

Berita ini bersumber dari Tirto.id




Rabu, 14 Agustus 2019

Memeringati HUT ke-74 RI, BKN Gelar Simulasi CAT Bagi Masyarakat Umum Mulai 19 – 31 Agustus 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Kabar gembira bagi masyarakat jelang Hari Ulang Tahun (HUT) ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan menggelar simulasi Computer Assissted Test (CAT) melalui Kantor Regional dan Unit Pelayanan Teknis (UPT) yang ada di berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN, Mohammad Ridwan di ruang kerjanya, Rabu (14/8/2019).

Ridwan melanjutkan, atas instruksi Kepala BKN, Bima Hari Wibisana, simulasi CAT bagi masyarakat umum akan berlangsung non-stop mulai tanggal 19 hingga 31 Agustus 2019. “Khususnya masyarakat umum yang penasaran dengan metode seleksi yang beberapa tahun belakangan menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat, dapat mengikuti simulasinya,” terangnya.

Kemudian, Ridwan mengatakan bahwa CAT BKN merupakan salah satu produk BKN sebagai bentuk sumbangsih BKN untuk Republik Indonesia. CAT BKN sudah teruji karena mampu menyaring putra-putri terbaik bangsa menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) selama beberapa tahun terakhir dengan cepat, transparan, dan akuntabel. “Dalam momentum peringatan HUT ke-74 Kemerdekaan Republik Indonesia kali ini, BKN ingin berbagi pengalaman menggunakan CAT dengan masyarakat umum di seluruh Indonesia,” katanya.

Terakhir, Ridwan meminta masyarakat yang tidak sabar untuk segera mencoba CAT BKN agar memantau kanal informasi resmi milik BKN tentang waktu dan lokasi penyelenggaraan simulasi. “Tetap waspada terhadap segala bentuk penipuan yang dilakukan oknum. Simulasi CAT yang digelar BKN tidak dipungut biaya,” tutupnya.

Berita ini bersumber dari BKN.

Kamis, 08 Agustus 2019

Ini Perbedaan Formasi CPNS dan Pegawai Setara PNS yang Mau Dibuka

Sahabat pembaca Info SSCASN - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah akan membuka lowongan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) atau pegawai setara PNS di 2019 ini.

Lantas, apa perbedaan formasi yang dibuka dari CPNS dan pegawai setara PNS?

Deputi Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Kementerian PAN-RB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan yang membedakan lowongan dari CPNS dan PPPK adalah dari sisi posisi yang akan dibuka.

Dia menjelaskan, posisi yang dibuka untuk lowongan PPPK bisa merupakan jabatan tinggi. Sementara untuk CPNS harus dari level awal.

"Kalau PPPK kan kita bisa merekrutnya di level yang kita inginkan. Kalau PNS harus selalu dari bawah. Kalau misalnya saya butuh level yang madya (menengah senior), saya bisa merekrut dengan cara PPPK itu. Dan itu langsung duduk sebagai tenaga ahli," katanya di Kementerian PAN-RB, Jakarta Selatan, Kamis (8/8/2019).

Dia mengungkapkan, bahwa pembukaan lowongan PPPK tahap II nanti lebih ditujukan untuk mengisi posisi yang strategis dan profesional. Berbeda dari PPPK tahap pertama yang telah dilakukan, yakni memprioritaskan tenaga honorer.

"PPPK kan seleksinya untuk kompetensinya," kata dia.

Adapun lowongan jabatan tinggi yang akan diisi PPPK itu akan sesuai dengan kebutuhan masing-masing instansi.

"PPPK ini dapat mengisi satu jabatan tinggi pimpinan madya tertentu dengan persetujuan presiden. Jadi mereka-mereka yang saat ini sudah masuk itu nanti sama statusnya sebagai PPPK. Dua adalah jabatan fungsional," jelas Wangsa.

Berita ini bersumber dari Detik Finance

Rabu, 07 Agustus 2019

Pendaftaran CPNS 2019 Segera Dibuka, Ini 10 Cara Mudah Pendaftarannya

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Melalui siaran pers Badan Kepegawaian Negara Senin (30/7/2019), pemerintah telah mengumumkan secara resmi Jadwal Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK (P3K) Tahun 2019.

Jadwal Pendaftaran Seleksi CPNS dan PPPK (P3K) Tahun 2019 diagendakan akan dilaksanakan pada Oktober 2019.

Bima Haria Wibisana, Kepala BKN, memprediksi jumlah peserta seleksi CPNS dan PPPK (P3K) tahun 2019 ini akan mencapai 5,5 juta orang.

Formasi P3K tahap pertama ini dibuka khusus bagi tenaga honorer dengan jabatan guru, tenaga kesehatan, dosen, dan tenaga kependidikan PTN baru, serta penyuluh pertanian.

Total kebutuhan ASN nasional 2019 sejumlah 254.173 formasi yang mencakup 100.000 formasi CPNS dan 100.000 formasi P3K tahap kedua, dan sisanya sudah dilaksanakan pada seleksi P3K tahap pertama.

Sebanyak 108 lokasi di seluruh Indonesia dapat dimanfaatkan melalui fasilitas yang disediakan BKN dan bekerja sama dengan sejumlah instansi pusat dan daerah.

Jumlah ini tentu tidak cukup untuk pelaksanaan seleksi serentak sehingga beberapa opsi sedang disiapkan dengan kerja sama instansi di pusat dan daerah.

10 tahapan pendaftaran

Berdasarkan laman resmi BKN, berikut tahapan umum pendaftaran SSCN (Sistem Seleksi CPNS Nasional) tahun lalu:
1. Pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi situs http://sscn.bkn.go.id
2. Peserta membuat akun dengan memasukan:
    Nomor induk kependudukan (NIK) yang sudah terverifikasi Dukcapil
    Mengisi email aktif, kata sandi, dan pertanyaan pengaman
    Upload pas foto ukuran minimal 120kb maksimal 200kb
3. Calon peserta mencetak kartu informasi akun 
4. Masuk kembali ke tautan resmi dengan akun yang telah dibuat 
5. Upload foto selfie dengan memperlihatkan KTP dan kartu informasi akun 
6. Mengisi biodata 
7. Memilih institusi, formasi, dan jabatan (hanya diperkenankan 1 institusi/jabatan/formasi) 
8. Cek resume, pastikan sudah mengisi biodata dan pilihan jabatan/formasi dengan benar 
9. Klik simpan, data akan terkirim secara otomatis dan tidak dapat diubah dengan alasan apa pun.
10. Cetak dan simpan baik-baik kartu SCCN sebagai bukti telah melakukan pendaftaran.

Berita ini bersumber dari Kompas.