Info CPNS dan PPPK resmi di www.menpan.go.id,www. bkn.go.id, www.sscn.bkn.go.id, Info SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara), Info SSCN (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil), Info SSP3K (Sistem seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), Info SSCN Dikdin (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan)

Pendaftaran Dibuka 11-24 November, Pelamar Rekrutmen CPNS Diingatkan Menyiapkan Dokumen

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2019, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah akan melaksanakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 11 November mendatang, dengan menyediakan 152.250 formasi yang tersebar di 68 kementerian/lembaga (K/L) dan 462 pemerintah daerah (Pemda). 

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pendaftaran CPNS akan dibuka pada 11 hingga 24 November 2019 secara online melalui https://sscasn.bkn.go.id . Peserta hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. 

Terkait pendaftaran tersebut, Kepala BKN mengingatkan para pelamar agar menyiapkan dokumen persyaratan dengan sebaik-baiknya. Dokumen persyaratan tersebut antara lain: scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto dan swa foto, serta ijazah serta transkrip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju. 

“Masih ada belasan hari untuk pastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) valid di Ditjen Dukcapil Kemendagri. Hati-hati saat mendaftar karena NIK hanya bisa digunakan satu kali untuk satu jabatan dan satu formasi,” kata Bima Haria dalam konperensi pers di kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Rabu (30/10). 

Menurut Kepala BKN, pengumuman hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS 2019 akan dilaksanakan pada 16 Desember 2019. Kemudian disusul dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilaksanakan pada awal Februari 2020, dan hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan pada awal Maret 2020. 

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengemukakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, mulai tahun 2019 fokus pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Maka, prioritas rekrutmen CPNS kali ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis atau profesional lainnya. 

Rekrutmen tahun ini, lanjut Tjahjo, mengutamakan prinsip zero growth, yakni menggantikan jumlah PNS yang pensiun, dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan. 

Para calon pelamar diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS. “Perlu kami informasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan,” tegas Tjahjo.

Sumber: SETKAB RI
Share:

Pemerintah Umumkan Rencana Pembukaan Seleksi CPNS 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. "Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah," ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10).

Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada website SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. "Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan," tutup Menteri Tjahjo.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

BKN Siapkan SDM Petugas Helpdesk Seleksi CPNS 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaksanakan Rapat Persiapan Seleksi CPNS 2019 yang digelar di Kantor BKN Pusat, Jakarta pada Jumat (18/10/2019). Rapat yang membahas sejumlah hal mengenai persiapan hingga pendaftaran seleksi CPNS 2019 ini dihadiri oleh CPNS Pranata Komputer Tahun Anggaran 2018 di lingkungan BKN.

CPNS Pranata Komputer BKN tersebut akan melaksanakan tugas pertama sebagai petugas helpdesk dengan membantu para admin Instansi pada Bimbingan Teknis SSCASN yang digelar pada 22 hingga 25 Oktober 2019 di Kantor BKN Pusat. Dalam bimbingan teknis tersebut admin Instansi Pusat dan Daerah akan mendapat sejumlah informasi dalam mengakses sistem SSCASN.

Kepala Subdirektorat Informasi Kepegawaian pada Direktorat Pengolahan Data dan Informasi Kepegawaian BKN, Yudhantoro Bayu Wiratmoko yang memimpin rapat tersebut menyampaikan bahwa rapat diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan SDM yang akan menjadi petugas helpdesk seleksi CPNS 2019. Petugas helpdesk tersebut akan membantu admin Instansi maupun pendaftar dalam mengoperasikan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang digunakan dalam pendaftaran seleksi CPNS 2019. “CPNS Pranata Komputer BKN Tahun Anggaran 2018 dipilih agar dapat mengimplementasi pendaftaran yang telah mereka lakukan tahun lalu untuk membantu secara teknis masyarakat yang ingin mendaftar,” ujar Bayu.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan yang turut hadir memastikan bahwa BKN akan menyediakan helpdesk offline selain helpdesk online di website http://sscasn.bkn.go.id. Untuk itu, Ridwan mengimbau para petugas helpdesk agar siap dan memahami setiap proses bisnis dalam pelaksanaan seleksi CPNS 2019. “Pelajari FAQ dan alur pendaftaran seleksi CPNS 2019, terutama poin-poin yang kemungkinan akan sering ditanyakan oleh pendaftar,” ujar Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan juga menjelaskan mengenai alur pendaftaran seleksi CPNS 2019 dalam portal SSCASN, sebagai berikut: 1. Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id; 2. Buat akun SSCN 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK Kepala Keluarga; 3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan; 4. Lengkapi biodata; 5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan; 6. Lengkapi data, kemudian unggah dokumen; 7. Cek resume, cetak kartu pendaftaran. “Portal SSCASN belum dapat diakses sebelum pengumuman penerimaan resmi dipublikasikan di website serta media sosial Instansi penerima formasi dan juga SSCASN,” tambah Ridwan.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Rekrutmen CPNS 2019 Segera Dibuka, Infrastruktur SSCASN dan CAT BKN Siap

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah menyiapkan infrastruktur portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) dan pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT) BKN sebagai tools utama yang akan digunakan dalam rekrutmen CPNS tahun 2019. Pernyataan itu disampaikan Kepala BKN Bima Haria Wibisana dalam Rapat Koordinasi Pengadaan CPNS 2019 dengan instansi pemerintah pusat dan daerah di Hotel Bidakara Jakarta, Kamis (17/10/2019).

BKN siap mengawal rekrutmen CPNS tahun 2019 yang akan membuka formasi sebanyak 197.117 dengan rincian : Instansi Pusat 37.854 formasi (74 K/L) dan Instansi Daerah 159.257 formasi (467 Pemda). Ada dua jenis formasi yang dibuka yakni formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis di pusat).

Pada kesempatan yang sama Deputi BKN Bidang Sistem Informasi Kepegawaian Suharmen memaparkan sejumlah kesiapan teknis pelaksanaan seleksi. Untuk pengumuman pendaftaran dijadwalkan akan berlangsung pada akhir Oktober hingga awal November 2019, yang diawali dengan penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Pengumuman pendaftaran akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring (online) pada November 2019.

Lanjutnya, pengumuman hasil seleksi administrasi diagendakan pada Desember 2019 dan dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020. Hasil SKD dijadwalkan akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). Integrasi kedua hasil seleksi dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020.

Untuk pendaftaran awal, calon peserta seleksi CPNS menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Nomor Kartu Keluarga atau NIK Kepala Keluarga. Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran.

Berikut ini alur pendaftaran dalam portal SSCASN:
1. Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id
2. Buat akun SSCN 2019 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK Kepala Keluarga
3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
4. Lengkapi biodata
5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan
6. Lengkapi data, kemudian unggah dokumen
7. Cek resume, cetak kartu pendaftaran

Pengumuman penerimaan resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada bulan November, portal SSCASN belum dapat diakses.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Pengumuman Formasi CPNS 2019 Hanya Dibuka 15 Hari

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengumumkan, jumlah formasi yang akan dibuka pada seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019 mencapai 197.117 formasi.

"Hari ini dibagi formasi kepada instansi penerima sebanyak 197.117 formasi," ungkap Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan saat berbincang dengan Liputan6.com seperti ditulis, Jumat (18/10/2019).

Ketentuan formasi tersebut, lanjut Ridwan, memiliki rincian yakni instansi pusat sebanyak 37.854 formasi untuk 74 kementerian/lembaga, serta 159.257 formasi untuk 467 Pemerintah Daerah (Pemda).

Sehabis pembagian formasi ini, ia mengatakan, masing-masing instansi penerima memiliki banyak tugas untuk mengkaji pemberian formasi tersebut apakah sudah sempurna.

Ridwan berharap, seluruh tahap awal penerimaan ini bisa rampung sebelum memasuki November. Sebab, Menteri PANRB Syafruddin sebelumnya sempat mengumumkan pembukaan CPNS bakal diinformasikan pada 25 Oktober mendatang.

Adapun masa pengumuman formasi itu disebutnya akan berlangsung pada kurun waktu 15 hari setelah resmi diumumkan.

"Pada hari ini akan kita umumkan penerimaan CPNS. Itu ada waktu 15 hari kalender untuk sekedar mengumumkan. Dan enggak boleh diinterupsi jadi 10 hari, wajib. Di PP 11/2017 tentang Manajemen PNS ada itu," jelasnya.

"Dalam waktu 15 hari kalender sejak diumumkan secara resmi, masyarakat pun dapat mengakses formasi apa saja yang tersedia melalui website dan media sosial milik masing-masing instansi. Plus di portal sscan.bkn.go.id.

"Dari hari ini sampai nanti pengumuman penerimaan resmi dibuka, itu portal sscasn belum bisa diakses, karena memang belum dibuka. Entry formasi pun belum dilakukan, wong mereka belum menerima," ujar Ridwan.

"Jadi kalau ada netizen atau warganet yang ngeluh belum buka, ya emang belum. Sekarang ini masih tahap pembagian formasi," dia menandaskan.

Siap-Siap, Penerimaan CPNS Dibuka 25 Oktober

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Syafruddin mengatakan perekrutan CPNS akan dimulai 25 Oktober.


"Mulai 25 Oktober. Sudah siap," kata Syafruddin di Istana Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Puaat, Selasa (15/10/2019). 

Dia tidak mau merinci terkait apa saja kementerian yang akan buka pendaftaran CPNS. Menurutnya, nomenklatur kementerian tersebut merupakan kewenangan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Itu kewenangan presiden," sebutnya.

Untuk formasi penerimaan CPNS pada tahun ini, kata dia, ada sebanyak 100.000 formasi. Dari 100.000 formasi yang ada tersebut kebanyakan dari tenaga pendidikan dan kesehatan.

"Ya terutama guru, kesehatan," ujarnya.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

Jelang Rekrutmen CPNS 2019, BKN Pastikan Portal SSCASN Sudah Siap

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) tahun ini menggunakan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN), sscasn.bkn.go.id. 

Pelaksanaan seleksi tetap sama dengan yang tahun sebelumnya, yaitu berbasis komputer atau Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN). 

Rencananya, jadwal dan tahapan seleksi CPNS 2019 akan dimulai akhir Oktober 2019 dan berlangsung hingga April 2020. 

Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan mengatakan, infrastruktur SSCASN dan CAT BKN dipastikan telah siap. 

"BKN telah menyiapkan infrastruktur portal SSCASN dan pelaksanaan seleksi berbasis CAT BKN sebagai tools utama yang akan digunakan dalam rekrutmen CPNS tahun 2019," kata Ridwan kepada Kompas.com, Kamis (17/10/2019) malam.

Ridwan menambahkan, tahun ini BKN mengawal rekrutmen CPNS 2019 yang akan membuka formasi sebanyak 197.117. 

"Instansi pusat 37.854 formasi (74 kementerian/lembaga) dan Instansi daerah 159.257 formasi (467 Pemda)," ujar dia. 

Pada rekrutmen tahun ini, ada dua jenis formasi yang dibuka, yaitu formasi umum dan formasi khusus (cumlaude, diaspora, disabilitas, putra-putri Papua, dan formasi lainnya yang bersifat strategis di pusat). 

Informasi terakhir yang dirilis BKN, serangkaian pelaksanaan CPNS 2019 akan berlangsung lintas tahun atau hingga 2020. 

Peserta CPNS yang berminat mengikuti rekrutmen CPNS tahun ini, diwajibkan mendaftarkan diri ke portal SSCASN menggunakan nomor KTP dan kartu keluarga (KK). 

"Silakan calon pelamar memastikan kedua data tersebut telah sesuai dengan data kependudukan di Dirjen Dukcapil Pusat sebelum melakukan pendaftaran," kata Ridwan.

Jadwal 

Ridwan mengatakan, pengumuman pendaftaran direncanakan berlangsung pada akhir Oktober hingga November 2019. 

"Diawali dengan penetapan formasi CPNS 2019 kepada Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah. Penyerahan formasi telah berlangsung pada Kamis, (17/10/2019) di Jakarta," paparnya. 

Setelah pengumuman pendaftaran, akan dilanjutkan dengan pembukaan registrasi daring secara online pada November 2019. 

Pada Desember 2019, akan diumumkan hasil seleksi administrasi. 

"Dilanjutkan dengan pengumuman jadwal dan peserta Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada Januari 2020 dan diikuti dengan pelaksanaan SKD pada Februari 2020," ujar dia.

Hasil SKD akan diumumkan pada Maret 2020 diikuti dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Integrasi hasil seleksi SKD dan SKB dijadwalkan akan berlangsung pada April 2020. 

Ridwan mengatakan, pengumuman penerimaan resmi akan dipublikasikan di website dan media sosial instansi penerima formasi dan juga portal SSCASN. 

"Sebelum pengumuman pendaftaran daring dibuka secara resmi pada bulan November, portal SSCASN belum dapat diakses," kata dia.

Berita ini bersumber dari Kompas.
Share:

Simulasi Soal SKD Resmi Hanya di cat.bkn.go.id

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa jelang dibukanya pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati terhadap upaya penipuan yang dilakukan oknum. Hal itu disampaikan Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN, Mohammad Ridwan di ruang kerjanya, Senin (14/10/2019).

Ridwan melanjutkan, tingginya animo masyarakat menyambut dibukanya pendaftaran seleksi CPNS kerap dimanfaatkan oknum untuk mengeruk keuntungan. “Jenis penipuan yang kerap ada selama ini beragam, mulai dari Surat Keputusan (SK) palsu hingga simulasi soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang mengatasnamakan BKN,” terangnya.

Untuk itu, Ridwan berharap masyarakat semakin pintar dalam menyaring informasi resmi. “Informasi resmi seputar penerimaan seleksi CPNS pastinya hanya dari kanal resmi milik pemerintah, yakni website berdomain go.id dan media sosial yang sudah terverifikasi,” imbuhnya.

Di saat yang sama, Kepala Sub Bidang Pengelolaan Aplikasi Sistem Seleksi BKN, Efni Surayadi mengajak masyarakat kembali memanfaatkan aplikasi resmi milik pemerintah untuk berlatih soal SKD. Efni mengatakan, selain gratis dan mudah diakses, soal-soal yang ada, resmi dari bank soal BKN. “Tentu sah-sah saja apabila masyarakat ingin melakukan simulasi soal SKD di banyak tempat. Namun, BKN tidak menjamin kualitasnya. Saat ini BKN hanya memfasilitasi simulasi soal SKD melalui website yang dapat diakses di alamat cat.bkn.go.id,” ujarnya.

Terakhir, Efni mengatakan jumlah kuota maksimal yang dapat mendaftar simulasi soal SKD di website cat.bkn.go.id sebanyak 1500 orang per hari. “Memang dibatasi pendaftarnya per hari. Hal itu untuk memastikan pengalaman akses yang baik. Namun, jumlah akses untuk mengikuti simulasi soal SKD tidak dibatasi. Masyarakat bisa mencobanya kapan pun dan di mana pun,” tutupnya.

Berita ini bersumber dari BKN.

Share:

Lima Dasar Pertimbangan Rekrutmen CPNS Tahun 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa pada gelaran Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2019 yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) 25 September 2019 lalu, disampaikan bahwa rekrutmen CPNS tahun 2019 diperkirakan akan diumumkan pada minggu keempat bulan Oktober. Kemudian dilanjutkan tahapan selanjutnya, yaitu pendaftaran akan dimulai pada bulan November, proses seleksi administrasi pada bulan Desember, dan seterusnya. Total formasi yang akan dibuka sebanyak 197.111, dengan perincian untuk kementerian/lembaga sebanyak 37.854 formasi dan untuk daerah sebanyak 159.257 formasi, akan tetapi perlu diketahui bahwa angka tersebut masih dalam tahap finalisasi hingga saat ini.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan menyampaikan bahwa rekrutmen CPNS tahun 2019 merupakan salah satu upaya mewujudkan pembangunan SDM menuju SMART ASN tahun 2020-2024 dalam menghadapi tantangan era industri 4.0 dan society 5.0. “Pembangunan SDM melalui kebijakan perencanaan SMART ASN tersebut juga sesuai dengan arah pembangunan nasional dan potensi daerah, serta jabatan spesifik sesuai core business Instansi,” ujarnya. Ridwan juga menjelaskan bahwa ada beberapa hal yang mendasari pertimbangan pelaksanaan rekrutmen CPNS tahun 2019 sebagai berikut:
  1. Formasi Kementerian/Lembaga harus sesuai dengan skema kabinet yang baru pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden pada 20 Oktober mendatang;
  2. Terdapat beberapa proses dalam rekrutmen CPNS dengan jangka waktu tertentu yang telah ditetapkan dan tidak mungkin dipersingkat, antara lain meliputi masa pengumuman selama 15 hari kalender, penyampaian persyaratan pelamaran secara daring selama 10 hari kalender dan sebagainya sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen PNS;
  3. Anggaran rekrutmen dan gaji CPNS 2019 pada sebagian Kementerian, Lembaga, dan Daerah (K/L/D) kemungkinan telah dialihkan untuk kegiatan lain yang lebih prioritas serta harus selesai dipertanggungjawabkan pada pertengahan bulan Desember, sehingga jika proses seleksi dipaksakan selesai pada tahun ini akan menimbulkan konsekuensi anggaran yang rumit;
  4. Sebanyak 541 K/L/D yang akan membuka formasi CPNS tahun 2019 harus melaksanakan training dan entry formasi pada sistem daring baru guna menghindari kesalahan input yang berakibat fatal bagi calon peserta sebagaimana terjadi di beberapa tempat pada proses rekrutmen CPNS tahun 2018;
  5. Pada akhir Desember beberapa wilayah di Indonesia Timur (Papua, Papua Barat, Maluku, NTT) akan libur lebih lama untuk melaksanakan perayaan Natal, dengan demikian proses rekrutmen tidak akan berjalan optimal di tempat-tempat tersebut.
Oleh karena itu, Ridwan berharap agar masyarakat dapat memahami dan memperkirakan konsekuensi yang mungkin timbul saat pengumuman resmi rekrutmen disampaikan. Masyarakat diimbau agar memantau informasi resmi mengenai rekrutmen CPNS tahun 2019 melalui kanal media sosial BKN, situs web www.bkn.go.id, dan situs web atau media sosial yang dikelola oleh K/L/D. Selain itu, rekrutmen CPNS dilakukan secara transparan dan akuntabel hanya melalui https://sscasn.bkn.go.id. “Masyarakat diharapkan untuk tidak mempercayai informasi hoaks seputar rekrutmen CPNS yang beredar selain sumber informasi di atas serta tidak mempercayai oknum yang mengklaim dapat membantu dalam proses rekrutmen ini,” terang Ridwan.
Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Pemerintah sudah merilis jadwal pendaftaran CPNS 2019 yakni pada November mendatang.

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah sudah merilis jadwal pendaftaran CPNS 2019 yakni pada November mendatang.

Hal tersebut diketahui dari Surat Edaran bernomor B/1007/S.SM.01.00/2019 tentang jadwal tahapan seleksi CPNS 2019, yang diterbitkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

Surat tertanggal 1 Oktober 2019 yang diteken SesmenPAN-RB Dwi Wahyu Atmaji itu tidak hanya meminta instansi pusat dan daerah menyiapkan anggaran dan infrastruktur. Dalam SE tersebut juga diselipkan jadwal tahapan pelaksanaan rekrutmen.

Dalam surat itu tertera tahapan kegiatan pelaksanaan rekrutmen sebagai berikut:

1. Pengumuman rekrutmen CPNS pada akhir Oktober hingga awal November
2. Pendaftaran mulai November
3. Pengumuman hasil seleksi administrasi, Desember
4. Massa sanggah, Januari 2020
5. Pengumuman jadwal seleksi kompetensi dasar (SKD), Januari 2020
6. Pelaksanaan SKD, Februari 2020
7. Pengumuman hasil SKD, Maret 2020
8. Pelaksanaan seleksi kompetensi bidang (SKB), Maret 2020
9. Integrasi nilai SKD dan SKB, April 2020
10. Penetapan NIP dan pengangkatan sebagai CPNS, April 2020

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, jadwal tersebut sifatnya tentatif dan bisa berubah kapan saja.

"Estimasinya seperti itu. Mudah-mudahan tidak bergeser karena kan mau ada persiapan untuk pengadaan aparatur sipil negara (ASN) pertengahan tahun 2020," kata Bima yang dihubungi JPNN.com, Rabu (2/10).

Dia lagi-lagi menegaskan, jadwal tersebut khusus CPNS jalur umum dan bukan untuk PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja).

Berita ini bersumber dari JPNN.
Share:

Pesan Sponsor

Recent Posts

Statistik Blog