Info CPNS dan PPPK resmi di www.menpan.go.id,www. bkn.go.id, www.sscn.bkn.go.id, Info SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara), Info SSCN (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil), Info SSP3K (Sistem seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), Info SSCN Dikdin (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan)

SSCN dan CAT BKN Sasar Kemudahan Peserta Jalani Proses Rekrutmen PNS

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Sekretaris Utama Badan Kepegawaian Negara, Supranawa Yusuf kali pertama semenjak dilantik pada 16 Agustus 2018 lalu menghadiri Rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) CPNS 2018 bersama Tim Panselnas di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Selasa (28/08/2018) sebagai Sestama BKN. Selain Sestama, rapat dihadiri sejumlah pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) BKN dan beberapa anggota Tim Panselnas yang terdiri dari Tim Audit Teknologi dan Quality Assurance (QA) dari Kementerian/Lembaga lain. Rapat tersebut membahas lebih lanjut terkait QA terhadap Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan Computer Assisted Test yang akan digunakan dalam seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018.

Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Dwi Wahyu Atmaji bahwa rapat Tim Panselnas ini bertujuan untuk memastikan kelancaran pelaksanaan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018. Sementara itu Direktur Pengembangan Sistem Informasi Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara, Bajoe Loedi Hargono menyampaikan bahwa BKN mengembangkan Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan CAT guna memudahkan para peserta dan menjunjung tinggi akuntabilitas dalam seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018.

Dalam kesempatan yang sama, Supranawa Yusuf mengatakan melalui rapat tersebut tim QA melakukan _share_ bersama BKN tentang hal yang masih dapat dikembangkan dan memberi masukan-masukan kepada BKN untuk meningkatkan sistem seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 sehingga diharapkan dalam pelaksanaan seleksi CPNS Tahun Anggaran 2018 nanti, semua peserta tidak mengalami hambatan dan dapat fokus dalam mengikuti seleksi.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Tahun Depan, Gaji Pokok Aparatur Negara dan Pensiunan Naik 5 Persen

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, dalam beberapa tahun terakhir, berbagai langkah telah dilakukan Pemerintah untuk memperbaiki kinerja birokrasi melalui penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Presiden menunjuk contoh seperti e-procurement, Satu Data dan Satu Peta, penguatan reformasi birokrasi, serta peningkatan kualitas layanan publik, di antaranya melalui Mal Pelayanan Publik.

“Upaya perbaikan birokrasi tersebut telah meningkatkan peringkat Government Effectiveness Index Indonesia, dari peringkat 103 pada tahun 2015 menjadi peringkat 86 pada tahun  2016 atau naik 17 peringkat,” kata Presiden Jokowi saat Penyampaian RUU APBN Tahun Anggaran 2019 pada Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR RI Tahun Sidang 2018-2019, di Gedung Nusantara, Jakarta, Kamis (16/8) siang.

Menurut Presiden, Pemerintah juga melakukan percepatan pelaksanaan reformasi di 86 kementerian/lembaga untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik, mudah, cepat, dan transparan, disertai penerapan sistem pemerintahan berbasis elektronik.

Peningkatan kualitas dan motivasi birokrasi, lanjut Presiden, terus dilakukan agar aparatur negara makin profesional, bersih, dan terjaga kesejahteraannya.

“Untuk itu, selain melanjutkan kebijakan penggajian yang telah dilakukan tahun 2018, pada tahun 2019 Pemerintah akan menaikkan gaji pokok dan pensiun pokok bagi aparatur negara, serta para pensiunan sebesar rata-rata 5 persen,” kata Presiden Jokowi yang disambut tepuk tangan panjang peserta Rapat Paripurna DPR itu.

Rapat Paripurna DPR RI itu, dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, pimpinan dan anggota DPR RI, para menteri Kabinet Kerja, dan para pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian.

Berita ini bersumber dari SETKAB RI.
Share:

Menteri Asman Pimpin Rapat Panselnas CPNS


Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur memimpin rapat Tim Quality Assurance Panselnas CPNS 2018, Selasa (14/08). Hadir dalam rapat tersebut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi Bidang SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmaja, pejabat dari BPKP, BPPT, BSSN, dan sejumlah anggota QA Panselnas CPNS 2018 lainnya.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Matangkan Kesiapan Rekrutmen CPNS TA 2018, BKN Hadiri Rapat Bersama Tim Pokja dan QA Panselnas

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa senantisa menyajikan pelaksanaan kerja yang lebih baik menjadi komitmen Pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo, termasuk dalam hal rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Memenuhi undangan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB), Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyampaikan kesiapannya untuk menyelenggarakan penerimaan CPNS Tahun Anggaran (TA) 2018, Kamis (2/8/2018), di Kantor Kemenpan RB. Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan menjelaskan, “Siang tadi, kami memaparkan kesiapan BKN untuk pelaksanaan seleksi CPNS 2018 di hadapan Tim Besar Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) di Kementerian PANRB di antaranya Tim Teknis Kelompok Kerja (Pokja) Pengawasan, Pokja Pengamanan Teknologi, Pokja Audit IT dan Quality Assurance (QA) Panselnas”.

Pada kesempatan itu, sambung Ridwan, BKN memaparkan kesiapan infrastruktur yang berada di bawah pengelolaan BKN di antaranya Portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) dan sistem Computer Asissted Test (CAT) dalam mendukung rekrutmen CPNS yang obyektif dan akuntabel. “Perlu kami sampaikan bahwa Portal SSCN kini telah diperbaiki menjadi lebih user friendly berkat adanya self guided mechanism yang akan meminimalisasikan kesalahan memilih formasi berdasarkan latar belakang pendidikan. Calon pendaftar juga akan diberikan informasi real time tentang jumlah pelamar pada formasi tertentu dan K/L/D tertentu”.

Dengan kondisi ini, sambung Ridwan, calon pelamar diharapkan akan semakin dimudahkan melakukan pendaftaran saat penerimaan CPNS 2018 telah diumumkan secara resmi oleh Pemerintah.

Ridwan menambahkan, BKN telah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN. Namun, dia menekankan, jumlah tersebut masih tentatif dalam arti bisa berubah mengikuti kebutuhan perkembangan yang ada.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Pesan Sponsor

Recent Posts

Statistik Blog