Info CPNS dan PPPK resmi di www.menpan.go.id,www. bkn.go.id, www.sscn.bkn.go.id, Info SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara), Info SSCN (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil), Info SSP3K (Sistem seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), Info SSCN Dikdin (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan)

Hasil Seleksi Administrasi CPNS BKN 2017

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa sesuai dengan Pengumuman Sestama BKN selaku Ketua Panitia Rekrutmen CPNS di Lingkungan BKN Tahun 2017 nomor 02/PENG.1/PANPEL.BKN/IX/2017, disampaikan Hasil Seleksi Administrasi CPNS BKN 2017 sebagai berikut.

Mereka yang namanya tersebut dalam pengumuman dapat mencetak Kartu Peserta Ujian pada 2-6 Oktober 2017 di https://sscn.bkn go.id.

Untuk Hasil Seleksi Administrasi di K/L lain, silakan dilihat pada website K/L masing-masing.

File Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi CPNS BKN 2017: 


Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Tanpa menggunakan jimat dan berbagai bentuk kecurangan, Debby memperoleh nilai 392 utk Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS Kemenkum HAM

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa senyum sumringah mengembang pada diri Debby Patriani, salah satu pelamar CPNS Kemenkum HAM untuk formasi Sipir Wanita. Tanpa menggunakan jimat dan berbagai bentuk kecurangan, Debby memperoleh nilai 392 utk Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS Kemenkum HAM yang diikutinya Jumat ini (29/9/2017) di Hotel Basko,Padang. “Padahal saya agak mendapat kesulitan untuk mengerjakan Tes Intelegensi Umum, terutama untuk soal-soal Matematika,”tuturnya kepada Tim Humas Badan Kepegawaian Negara.

Dengan raihan nilai 120 untuk Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), 115 untuk Tes Intelegensi Umum (TIU), dan 159 untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Alumnus Teknologi Hasil Pertanian Universitas Andalas tersebut menjadi wanita pelamar CPNS yang memeperoleh nilai tertinggi hingga sesi ke-22 hari ini. “Selain rmempelajari berbagai materi yang diujikan termasuk undang-undang, saya pun berbagi informasi dengan teman-teman tentang soal-soal yang diujikan,”ungkap wanita berkaca mata ini.

Sementara, wanita pelamar CPNS lainnya, Sekar Putri Kasih mendapatkan nilai 75 untuk TWK, 110 untuk TIU, dan 154 untuk TKP. Dengan demikian, wanita yang baru lulus SMA ini mendapatkan total nilai 339. “Saya memanfaatkan simulasi CAT BKN yang resmi serta pelajari berbagai buku-buku tes CPNS,dan memperoleh dukungan penuh orang tua,”ucapnya dengan sorot mata berbinar-binar.

Pada SKD Kemenkum HAM di hotel Basko kemarin,Haries Saputra merupakan salah satu pria yang memenuhi passing grade dengan total nilai 330 (TWK 80, TIU 100, TKP 150). Ia mengartikulasikan bahwa ia bertekad untuk bangkit dari kegagalannya kala mengikuti tes CPNS pada 2014 pada instansi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika .“Alhamdulillah, saya bisa belajar dari kegagalan tersebut,”ujarnya.
 
Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Instansi Pembuka Rekrutmen CPNS Periode II Diminta Bentuk Tim Helpdesk Untuk Respons Keluhan Pelamar

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa setiap instansi yang membuka lowongan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Periode II pada tahun 2017 ini diharapkan membentuk tim helpdesk agar dapat memberikan respons cepat atas keluhan-keluhan pelamar. Hal itu disampaikan Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian (Sinka) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Iwan Hermanto dalam Rapat Koordinasi Teknis Seleksi CPNS Periode II di Aula BKN Pusat Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Iwan Hemanto lebih jauh mengutarakan jalur komunikasi instansi dengan BKN dimana Kepala BKN selaku Ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) diharapkan juga lebih diaktifkan terutama untuk memudahkan konfirmasi permasalahan yang terjadi di lapangan. “Karena kunci team work yang baik adalah komunikasi, komunikasi, dan komunikasi” imbuhnya.

Pada acara yang dihadiri perwakilan instansi pembuka lowongan CPNS periode dua itu Iwan Hermanto juga mengatakan panitia rekrutmen dari tiap instansi diharapkan membantu tertib administrasi penyelenggaraan rekrutmen. Salah satu tertib administrasi dimaksud adalah melakukan penomoran peserta tes sesuai ketentuan yang berlaku.

Sebelumnya, dalam sambutan saat membuka acara tersebut, Sekretaris Utama (Sesma) BKN Usman Gamanti mengatakan bahwa untuk mendapatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang mempunyai kualifikasi yang dibutuhkan organisasi diperlukan mekanisme rekrutmen/pengadaan yang tepat.

Selain itu, Sesma juga mengatakan “Rekrutmen CPNS ini bertujuan untuk mengisi formasi kosong karena beberapa sebab di antaranya pensiun, moratorium, dan perluasan organisasi”, ujarnya. Di akhir sambutannya Sesma BKN mengatakan dari dua periode pendaftaran CPNS tahun ini, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) menjadi instansi yang mendapatkan pelamar dengan jumlah terbanyak.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Menjadi CPNS Tidak Cukup Hanya Cerdas

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa guna menjadi CPNS, seorang pelamar tidak cukup hanya cerdas. Selain pintar, seorang CPNS juga harus berintegritas. Demikian penuturan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly pada para peserta tes CPNS kala memantau pelaksanaan Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) CPNS KemenkumHAM di Hotel Basko, Padang, Rabu (27/9/2017). Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Kantor Regional XII BKN Pekanbaru Andrayati, Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Sumatera Barat Dwi Prasetyo, serta para pejabat terkait.

Yasonna Laoly lebih jauh mengutarakan bahwa para pelamar CPNS yang tidak lulus SKD  hendaknya tidak pesimis  dalam mengarungi kehidupan dan larut dalam kesedihan. “Yakin, masih terbuka peluang-peluang lain untuk bekarya secara positif,”ujarnya.  Ada pun para pelamar yang lulus hingga tahap Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) dan terpilih menjadi CPNS akan mendapatkan diklat yang dibutuhkan.

Lebih lanjut Yasonna Laoly mengapresiasi BKN yang sudah menggagas dan mengembangkan CAT dengan segenap kelebihannya. “Amat super. Selain untuk penerimaan CPNS di berbagai instansi pemerintah, CAT BKN pun kami gunakan setiap tahunnya dalam proses penerimaan taruna/taruni pada Politeknik Imigrasi (sebelumnya Akademi Ilmu Imigrasi, Red) dan Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (sebelumnya Akademi Ilmu Pemasyarakatan,Red),”imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Kakanreg XII BKN Pekanbaru Andarayati mengartikulasikan bahwa BKN terus berkoordinasi dengan Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri (PTN) terkait soal-soal yang diujikan dalam penerimaan CPNS. “Hal ini kami lakukan untuk menjaga kualitas dan keterandalan soal-soal yang ada,”tandasnya.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Seleksi CPNS 2017 Makin Ketat, Satu Kursi Diperebutkan 65,5 Orang

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa jumlah pelamar CPNS 2017 gelombang II yang melalui web SSCN BKN saat penutupan pendaftaran pada tanggal 26 Sept 2017 hingga pukul 00.01 WIB mencapai 1.295.925 orang. Bila digabungkan dengan jumlah pelamar pada gelombang pertama yakni 1.137.731 pelamar, maka pelamar CPNS tahun 2017 ini mencapai 2.433.656 orang.  

Pelamar tersebut memperebutkan 37.138 formasi, yakni seleksi gelombang pertama sebanyak 19.210 formasi dan gelombang kedua 17.928 formasi. Kalau diambil rata-rata, maka satu jabatan diperebutkan oleh 65.5 pelamar.

Seperti diberitakan sebelumnya, seleksi CPNS tahun ini dilaksanakan dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama hanya dua instansi, yakni Kementerian Hukum dan HAM dan Mahkamah Agung, sedangkan gelombang kedua terdiri dari 60 kementerian/lembaga dan pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

Jumlah pendaftar CPNS tahun 2017 ini mendekati jumlah pelamar CPNS secara online pada pada tahun 2014 yang mencapai  2.603.780 orang, dan sempat tercatat di Museum Rekor Indonesia (MURI). Saat itu, pemerintah membuka lowongan sebanyak 65 ribu formasi CPNS, terdiri dari 25 ribu formasi CPNS untuk instansi pemerintah pusat, dan 40 ribu formasi untuk pemerintah daerah. Saat itu, tingkat persaingan berada di angka 1 : 40.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur, dalam berbagai kesempatan menegaskan bahwa pemerintah menerapkan kebijakan minus growth dalam penerimaan CPNS tahun 2017 ini. Hal itu juga tertuang dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 20/2017 tentang Kriteria Penetapan Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2017.

Dalam menetapkan kebutuhan PNS, diarahkan untuk jenis jabatan yang mendukung Nawacita dan rencana pembangunan jangka menengah nasional. Jabatan dimaksud adalah yang melaksanakan tugas teknis dengan prioritas di bidang pendidikan, kesehatan, penanggulangan kemiskinan, pembangunan infrastruktur, pembangunan poros maritim, pembangunan ketahanan energi, jabatan untuk melaksanakan pembangunan ketahanan pangan, penegak hukum. Jabatan lain yang dibutuhkan untuk program dukungan reformasi birokrasi serta formasi khusus untuk Kementerian/Lembaga yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan, putra/putri lulusan terbaik dengan pujian/cum laude, penyandang cacat/disabilits, serta putra/putri berprestasi internasional.

Namun untuk tahun 2017 ini, prioritas jabatan dalam pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil bagi instansi pusat adalah jabatan fungsional dan jabatan teknis lain yang merupakan tugas inti (core business) dari instansi dan mendukung Nawacita serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional. Sedangkan untuk instansi daerah diprioritaskan pada jabatan Guru, Dokter, Perawat, serta jabatan-jabatan yang berkaitan  dengan pembangunan infrastruktur.

Kalau tahun ini ada pembukaan lowongan CPNS untuk sebagian besar pemerintah daerah, diperkirakan peminatnya akan jauh lebih banyak, dan boleh jadi memecahkan rekor MURI tahun 2014. Pasalnya, formasi instansi pemerintah pusat tahun ini tidak ada jabatan untuk guru dan tenaga kesehatan, yang biasanya banyak dibutuhkan oleh pemerintah daerah. Dengan demikian, banyak sarjana keguruan yang hingga saat ini belum bisa melamar. 

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

SKD CAT DIII dan SLTA/Sederajat Pelamar CPNS Kemenkum HAM Mulai Digelar Hari Ini

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT-BKN bagi pelamar CPNS tahun 2017 dari tingkat SLTA/sederajat dan DIII Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM) digelar serempak mulai hari ini, Senin (25/9/2017). Seleksi yang diselenggarakan di 33 provinsi di seluruh Indonesia tersebut diselenggarakan dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan di ruang kerjanya mengatakan bahwa sistem CAT-BKN akan digunakan pada penyelenggaraan SKD tersebut mulai dari 25 September 2017 hingga 3 Oktober 2017. Peserta lolos SKD CAT yang dapat mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) akan diumumkan pada 9 Oktober 2017.

SKB sendiri akan digelar pada 23 Oktober hingga 28 Oktober 2017 dengan rincian untuk pelamar dari formasi DIII akan menjalani SKB CAT dan dari formasi SLTA/Sederajat akan menjalani tes kesamaptaan. Pasca-itu akan digelar SKB melalui pengamatan fisik dan keterampilan pada 30 Oktober hingga 2 November 2017. Sementara itu pengumuman kelulusan akhir akan diumumkan secara online pada 9 November 2017.

Plafon Ambruk

Pelaksanaan SKD di sejumlah daerah sempat mengalami beberapa kendala. Misalnya SKD di Universitas Bina Darma Palembang sempat diwarnai dengan peristiwa ambruknya plafon di ruang 12 tempat pelaksanaan sesi ke-3 SKD. Namun dilaporkan tidak terdapat korban jiwa dan pelaksanaan sesi 3 dipindah ke ruangan lain yang dipastikan aman.

Di bagian lain pelaksanan SKD di Kampus Universitas Abulyatama, Aceh untuk sesi 1 dan 2 juga sempat mengalami penundaan karena instalasi listrik terbakar dan kini telah teratasi. Menanggapi hal itu, Kepala Biro  Humas BKN, Mohammad Ridwan mengatakan beberapa kendala teknis di daerah, misalnya Aceh dan Palembang memang terjadi, “Tetapi yang paling penting adalah hak pelamar untuk ikut SKD dengan CAT BKN tetap dijalankan dengan modifikasi pelaksanaan sesuai teknis di lapangan”.

Di bagian lain, mengawali pelaksanaan SKD CAT untuk pelamar tingkat SLTA di Kepulauan Bangka Belitung, Senin (25/9/2017) Kepala Kantor Wilayah Kemenkum dan HAM RI Bangka Belitung, Yoseph, di hadapan 81 peserta CAT sesi I menyampaikan bahwa SKD  merupakan babak lanjutan para CPNS penjaga tahanan untuk berkompetisi. “Kami membutuhkan tenaga-tenaga yang fresh untuk memberikan sumbangsihnya pada negeri,” ujar Yoseph.  Melalui SKD CAT BKN Yoseph berharap akan dapat terjaring pegawai baru yang berkualitas.

Selanjutnya ditegaskan oleh Yoseph bahwa rekrutmen CPNS ini tidak dipungut biaya. “Jangan percaya dengan oknum yang menjanjikan kelulusan kalian,” tandas Yoseph. Pelaksanaan SKD di Kepulauan Bangka Belitung menjaring 528 formasi dalam jabatan penjaga tahanan  dari 2860 pelamar yang lulus seleksi administrasi dan pengukuran tinggi badan yang telah dilaksanakan pada tanggal 11-16 September 2017 lalu. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Hadapi SKD CPNS dengan Sportif dan Optimis

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa dalam menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), para peserta tes CPNS harus bersikap sportif dan optimistis guna berupaya mencapai nilai tinggi Selain itu, para peserta harus yakin bahwa SKD berbasis Computer Assisted Test Badan Kepegawaian Negara (CAT BKN) ini berlangsung bersih, transparan, dan jujur Demikian pernyataan yang diutarakan oleh Kepala Biro Pengelolaan Barang Milik Negara Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum dan HAM), Tarsono, tatkala memberikan arahan pada para peserta SKD CPNS Kemenkum dan HAM di ruang Hotel Basko, Padang, Senin (25/9/2017).

Tarsono lebih jauh mengemukakan bahwa para peserta hendaknya dapat melampaui nilai lulus minimal ( passing grade) yang ditentukan. Hal ini dikarenakan aturan rasio 1:3, yang bermakna peserta yang berhak maju pada SKD hanyalah tiga orang dengan nilai tertinggi yang memenuhi passing grade untuk setiap 1 formasi CPNS. “Dengan demikian, yang memenuhi passing grade tidak otomatis maju untuk SKB,”tandasnya.

Beliau pun menjelaskan bahwa untuk formasi sipir bagi lulusan SMA di Sumatera Barat berjumlah 337 orang, dengan rincian 291 orang untuk pria, dan 46 orang untuk wanita. “Dengan demikian, hanya 873 peserta pria dan 138 peserta wanita yang dapat maju untuk SKB,”tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Kantor Wilayah KemenkumHAM Sumatera Barat,Dwi Prasetyo, mengartikulasikan bahwa para peserta SKD CPNS perlu mengelola waktu dengan baik dalam mengerjakan soal-soal yang diujikan.Hal ini mengingat bahwa soal yang diujikan berjumlah 100 soal, sementara waktu yang tersedia hanya 90 menit.

Berdasarkan pantauan tim BKN, pelaksanaan SKD CPNS bagi para lulusan SMA di Kanwil Kemenkum dan HAM Sumatera Barat berlangsung di dua tempat, yakni di UPT BKN Padang dan Hotel Basko. Untuk SKD di Hotel Basko, berlangsung 5 sesi pada Senin-Sabtu ini, dengan jumlah 500 orang per sesi. Ada pun untuk SKD di UPT BKN Padang, SKD berlangsung 5 sesi pada Senin-Jumat ini, dengan jumlah 50 orang per sesi. Pada sesi pertama di Hotel Basko, dari 500 orang peserta, hanya 479 yang datang, dan yang memenuhi passing grade hanya 26 orang.

Pada sesi pertama di UPT BKN Padang, dari 50 orang peserta, hanya 48 yang hadir, dan yang memenuhi passing grade hanya 1 orang.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Menteri Asman Tak Mau Ada Kecurangan dalam Seleksi CPNS Gelombang Kedua

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur meminta 61 Kementerian/Lembaga dan Pemprov Kalimantan Utara yang membuka penerimaan CPNS gelombang kedua ini untuk lebih serius dan fokus dalam melaksanakan seleksi, sehingga mendapatkan SDM terbaik. Menteri juga minta agar masing-masing instansi juga melakukan pengawasan dalam proses seleksi, sehingga tidak terjadi kecurangan sekecil apapun.

“Walau BKN sudah siap melaksanakan seleksi dengan sistem CAT, tapi pihak K/L harus terlibat dalam pengawasan,  seperti dilakukan Kementerian Hukum dan HAM yang langsung mengawasi jalannya seleksi CPNS,” ujar Asman saat memimpin rapat pelaksanaan seleksi CPNS bersama Sekjen/Sesmen/Sestama dari 60 K/L serta Sekda Provinsi Kalimantan Utara, di Kantor Kementerian PANRB, Senin (25/09).

Dalam kesempatan itu, Menteri Asman juga mengatakan akan mengunjungi lokasi seleksi CPNS periode II ini, guna memastikan seleksi CPNS berjalan lancar serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Hal serupa juga dilakukan Menteri Asman dengan meninjau beberapa lokasi penyelenggaraan seleksi CPNS di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, tanggal 25 September 2017 merupakan hari terakhir  pendaftaran CPNS gelombang II. Tahapan selanjutnya, pihak kementerian/lembaga melakukan seleksi administrasi, dan yang dinyatakan  lulus berhak mengikuti seleksi kompetensi dasar (SKD) dengan sistem Computer Assissted Test (CAT).

Sebagian besar CAT akan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), tetapi ada sebagian yang melakukan tes dengan CAT Uji Kompetensi Guru (UKG) milik Kemenetrian Pendidikan dan Kebudayaan.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pada pendaftaran CPNS tahap II tahun 2017, BKN merilis daftar pelamar yang harus melakukan upload ulang berkas.

Sahabat pembaca info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa pada pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahap II tahun 2017, Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis daftar pelamar yang harus melakukan upload ulang berkas.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Media dan Antar Lembaga Badan Kepegawaian Negara (BKN) Diah Eka Palupi mengatakan, upload ulang terjadi karena berkas/dokumen sebelumnya pelamar tidak dapat terbaca oleh sistem (corrupted file).

"Ada sekitar 669 pelamar tahap II yang wajib unggah ulang berkas. Apabila sampai waktu yang ditentukan tidak melengkapi berkas/dokumen, maka panitia berhak membatalkan pendaftaran tersebut," katanya kepada Korpri.id, Minggu (24/9/2017).

Ia menjelaskan, untuk batas akhir upload tergantung dari akhir pendaftaran masing-masing instansi.

Berikut ini link daftar peserta yang harus upload ulang berkas/dokumen: https://sscn.bkn.go.id/file_ulang.


Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Pelamar CPNS Tembus 930 Ribu, Kemdikbud, Kemenkeu, dan Kemenkes Jadi Instansi Favorit

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa hingga Jumat (22/9) sekitar pukul 09:52 WIB, jumlah pelamar lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) gelombang kedua tahun 2017, yang dibuka di 60 Kementerian dan Lembaga, serta satu pemerintah daerah, yaitu Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) telah mencapai 930.159 orang. Jumlah ini jauh berbeda dengan total formasi yang disediakan pemerintah pada penerimaan CPNS gelombang kedua tahun 2017, yaitu sebanyak 17.928 formasi.

Data yang dilansir Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada Jumat (22/9) siang menyebutkan, 5 (lima) besar instansi pemerintah yang menjadi pilihan favorit para pelamar CPNS adalah: 1. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang sebanyak 124.832 pelamar (tersedia 300 formasi); 2. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) sebanyak 99.860 pelamar (2.880 formasi).

Selanjutnya 3. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebanyak 97.875 pelamar (1.000 formasi); 4. Kejaksaan Agung (Kejakgung) sebanyak 59.643 pelamar (1.000 formasi); dan 5. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebanyak 56.401 pelamar (393 formasi).

Adapun 5 (lima) instansi pemerintah yang pelamarnya paling rendah dalam penerimaan CPNS gelombang kedua ini adalah: 1. Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) sebanyak 40 pelamar (26 formasi); 2. Kemenko Perekonomian sebanyak 244 pelamar (25 formasi); 3. Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten) sebanyak 607 pelamar (10 formasi); 4. Kementerian Pendaguyaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) sebanyak 921 pelamar (91 formasi); dan 5. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) sebanyak 1.021 pelamar (40 formasi).

Sebagaimana diketahui, pendaftaran penerimaan CPNS gelombang II tahun 2017 dibuka sejak 11 – 25 September 2017. Para pelamar harus mendaftarakan diri melalui https://sscn.bkn.go.id . Pelamar yang sebelumnya sudah melamar pada seleksi Kemenkum HAM dan MA pada penerimaan CPNS gelombang I, tidak perlu lagi membuat akun saat akan melamar ke 60 K/L ini. Pelamar tinggal log-in pada web sscn.bkn.go.id dengan memasukan NIK dan password yang digunakan pada pelamaran di gelombang II.

Berita ini bersumber dari SETKAB RI.
Share:

Hasil dan Jadwal SKD Kemenkumham

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa berdasarkan data cpns.kemenkumham.go.id, disampaikan Hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) S1 dan Jadwal SKD D3/SMA Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) sebagaimana di bawah ini.

Mereka yang namanya tersebut dalam Lampiran II berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) sesuai jadwal dan lokasi yang ditetapkan Kemenkumham.

S1

D3/SMA

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Bermodal Satu Buku, Triana Lampaui Nilai Ambang Batas Tes SKD

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa banyak cara yang dapat dilakukan peserta tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar lulus Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Salah satunya yang dilakukan oleh peserta tes SKD CPNS Mahkamah Agung, Triana Puspita Sari, yang berasal dari Kabupaten Kuala Kapuas. Diwawancarai oleh Humas BKN setelah menyelesaikan tes SKD, Senin (18/9/2017), gadis keturunan Suku Dayak ini mampu melampaui nilai ambang batas tes SKD yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

Triana mengatakan, dirinya hanya bermodalkan sebuah buku yang dibeli dari salah satu toko buku ternama di Indonesia agar lolos tes SKD. “Saya belajar hanya dengan 1 (satu) buku. Kalau simulasi Computer Assisted Test (CAT) menggunakan komputer susah dilakukan di daerah saya, karena untuk mengakses internet, saya gunakan modem, jadi tidak stabil,” aku Triana, yang harus menempuh 3 (tiga) jam perjalanan darat untuk sampai di Kota Palangkaraya, lokasi tes SKD CPNS MA Tahun 2017.

Triana melanjutkan, tes dengan system CAT pun baru kali ini dicobanya. “Durasi waktunya terlalu singkat, jadi peserta berpacu dengan waktu, sehingga tes (SKD) ini relatif susah,” ujarnya. Triana berpesan kepada seluruh calon peserta tes CPNS Tahun 2017, bahwa tidak ada yang tidak mungkin, selama terus berusaha dengan belajar dan berdoa, siapapun bisa lulus tes dan menjadi CPNS.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Ketua Ombudsman : Seleksi CPNS Tingkatkan Kepercayaan Publik

Sahabat pembaca info seleksi cpns, sudah tahukah anda bahwa Ketua Ombudsman RI Amzulian Rifai mengatakan bahwa sistem seleksi CPNS yang dilakukan lima tahun terakhir sudah menunjukkan perbaikan. "Sudah mulai muncul kepercayaan masyarakat terhadap rekrutmen CPNS," ujarnya dalam pertemuan dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Asman Abnur di Jakarta, Rabu (20/09).

Amzulian Rifai yang didampingi Anggota ORI Alvin Lie merupakan tamu Menteri PANRB pertama yang diterima di Command Center, sejak dilaunching beberapa waktu silam.

Kunjungan ini dilakukan untuk mempererat kerjasama antara kedua belah pihak khususnya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik di tanah air. "Terima kasih atas respon positif bekerjasama untuk LAPOR,” ujar Menteri Asman.

Dalam kesempatan itu, Menteri Asman didampingi oleh Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, Deputi Kelembagaan dan Tatalaksana Rini Widyantini, Deputi SDM Aparatur Setiawan Wangsaatmadja dan sejumlah pejabat eselon I dan II Kementerian PANRB.

Menteri mengatakan, dengan menggunakan sistem Computer Assissted Test (CAT), pelaksanaan seleksi CPNS kini semakin objektif, transparan dan bebas dari KKN. "Saya yakin sudah tidak ada celah lagi untuk melakukan kecurangan maupun adanya praktek percaloan," tegas Asman.

Ketua Ombudsman RI menambahkan, untuk mewujudkan pelayanan publik yang baik, harus dilakukan perbaikan birokrasi. "Tidak mungkin memperbaiki pelayanan publik tanpa memperbaiki birokrasi," katanya.

Pemerintah mempunyai tantangan besar untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Disamping memperbaiki kualitas SDM, rekrutmen CPNS yang berjalan dengan baik juga akan mengubah stigma negatif masyarakat.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Waktu Makin Mepet, Segera Daftar CPNS Kementerian PANRB

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Memasuki hari ke-9 pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2017,  jumlah pendaftar pada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) masih terbilang minim. Berdasarkan data center Sistem Seleksi CPNS Nasional (SCN) BKN jumlah pelamar per 19 Sept 2017 pukul 08.30 pukul tercatat mencapai 555 orang.

Dari 61 instansi yang membuka lowongan CPNS tahun 2017 ini, jumlah pelamar tercatat sebanyak 657.841 untuk memperebutkan 17.928. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)  menjadi instansi paling banyak diminati.  Dari 300 formasi yang tersedia, pelamar sudah mencapai 92.306 orang.
Posisi berikutnya ditempati berturut-turut oleh Kemenkes, Kemenkeu, Kejagung, dan Kemenhub. Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara ternyata juga banyak diminati pelamar. Dari formasi yang dibuka sebanyak 500, jumlah pelamar sudah mencapai  13.789 orang dan berada di posisi 13 besar, sebelum BPK dan BNN.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Umum Eddy Syah Putra berharap jumlah pelamar itu dapat terus meningkat hingga akhir penutupan pendaftaran pada tanggal 25 September 2017 mendatang. "Kan masih tersisa 6 hari lagi hingga pendaftaran penutupan pada 25 September mendatang. Kami berharap jumlah pelamar dapat terus meningkat," ujarnya, di Jakarta, Selasa (19/09).
Dengan semakin banyaknya pelamar, Eddy berharap akan memperoleh SDM yang benar-benar memiliki kualifikasi dan kompetensi yang bagus setelah melalui kompetisi yang fair, obyektif dan transparan.
Dijelaskan, dari jumlah pelamar tersebut ada formasi jabatan yang banyak pelamarnya, tetapi ada juga jabatan yang baru sedikit, bahkan masih kosong. Dia menunjuk pelamar untuk beberapa formasi khusus untuk cumlaude, belum banyak. Demikian juga dengan kualifikasi pendidikan S3 yang masih minim pendaftar.
Seperti diketahui, Kementerian PANRB membuka lowongan untuk 19 formasi lulusan cumlaude dan empat jabatan untuk lulusan S3 dari 91 formasi yang dibuka tahun 2017 ini. Kedua formasi diperlukan mengingat Kementerian PANRB merupakan instansi penggerak utama reformsi birokrasi di tanah air, sehingga membutuhkan SDM yang handal.
Eddy menengarai, minimnya peminat untuk formasi cumlaude dan S3 tidak lepas dari minat para lulusan tersebut, yang biasanya lebih berminat di instansi swasta yang lebih menjanjikan. “Kalau pun menjadi PNS, mungkin mereka memilih melamar di kementerian-kementerian teknis atau lembaga lain,” ujarnya.
Dalam Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), lulusan cumlaude memang tidak diberlakukan passing grade. Tetapi untuk jalur pelamar umum harus tunduk aturan yang ditetapkan dalam Peraturan Menteri PANRB No. 22/2017 mengenai ambang batas kelulusan (Passing Grade).
Dari pengalaman SKD tahun 2014 dan hasil SKD di Kementerian Hukum dan HAM, Eddy mengingatkan agar para pelamar benar-benar mempersiapkan diri dengan baik. Ada tiga kelompok soal yang harus dikerjakan dalam SKD, yakni Karakteristik Pribadi, Intelegensia Umum dan Wawasan Kebangsaan.
Dari ketiga kelompok soal itu, kebanyakan peserta gagal pada tes wawasan kebangsaan, yang passing gradenya ditetapkan 75, sedangkan intelegensia umum 80, dan karakteristik pribadi 143. “Banyak yang bagus di dua kelompok soal, tapi wawasan kebangsaan gagal. Ini harus menjadi perhatian,” ujarnya.   

10 Besar Instansi yang Diburu Pelamar CPNS per 19/09 pukul 08.30

No
Instansi
Pelamar

Formasi

1
Kemendikbud          
92.306
300
2
Kemenkes
77.706
1.000
3
Kemenkeu
69.689
2.880
4
Kejagung
44.041
1.000
5
Kemenhub   
42.765
393
6
Kementan
31.151
475
7
Kemensos
27.241
160
8
Kemen Ristekdikti
17.021
1.500
9
Kemen PUPR          
16.715
1.000
10
Kemenperin 
16.074
380

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

Pesan Sponsor

Recent Posts

Statistik Blog