Selasa, 16 Agustus 2016

Pendaftaran CASN Online Kemdikbud 2016

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kesempatan kepada Putra Putri terbaik bangsa untuk bergabung sebagai CASN di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelum memulai proses pendaftaran CASN online, pastikan anda sudah membaca pengumuman dan panduan yang ada.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bekerja sama dengan 93 Kabupaten di daerah khusus (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan Terpencil) membuka kesempatan bagi Lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pasca Program Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM-3T), PPG S1 PGSD Berasrama, PPG SMK Kolaboratif, PPG Basic Science, dan PPGT untuk menjadi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) Guru dengan ketentuan sebagai berikut. Detail pengumuman lihat pada lampiran berkas.

Lampiran berkas:
Berita ini bersumber dari Pendaftaran CASN Online Kemdikbud 2016.
Share:
Read More

Sabtu, 06 Agustus 2016

Sistem CAT tidak hanya diterapkan bagi pelamar CPNS dari jalur umum, tetapi juga untuk pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan, yang meliputi bidan dan dokter.

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa seleksi penerimaan CPNS selalu menjadi berita yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat, utamanya generasi muda. Namun, sudah tahukah anda bahwa tes CPNS kini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yang tidak memungkinkan terjadinya kongkalingkong ?

Sejak tahun 2013, tes CPNS sudah menggunakan sistem komputer atau yang lebih dikenal sebagai CAT. Dengan adanya sistem ini, pemerintah menjamin tidak adanya kecurangan dan memudahkan setiap peserta tes. Dengan sistem ini, banyak keuntungan yang didapat diantaranya lebih kompetitif, adil, obyektif transparan dan bebas dari KKN.

Sistem CAT tidak hanya diterapkan bagi pelamar CPNS dari jalur umum, tetapi juga untuk pegawai tidak tetap (PTT) Kementerian Kesehatan, yang meliputi bidan dan dokter. Seperti halnya yang berlangsung pada 19-24 Juli 2016 lalu, selama 90 menit mereka harus duduk di depan komputer untuk menjawab soal-soal tes kompetensi dasar (TKD), sebagai syarat untuk diangkat menjadi CPNS.

Meskipun tidak diawasi secara ketat sepeti layaknya ujian di sekolah-sekolah, yang masih menggunakan lembar jawaban komputer (LJK), tetapi dijamin tidka ada yang saling contek. Pasalnya, soal yang dikerjakan satu sama lain berbeda, meskipun di meja yang bersebelahan.

Seperti yang berlangsung di Poltekkes Bandung, salah satu lokasi TKD PTT Kementerian Kesehatan, beberapa peserta mengatakan, ujian menggunakan komputer menjadi lebih praktis dan tidak pegal, walaupun ada beberapa yang awam dan kurang mengerti cara penggunaannya. “Lebih praktis dan enak, tidak pegal, kanan kiri tidak bisa mencontek pasti aman. Tapi ada beberapa teman yang agak kesulitan mengoperasikan komputer,” ujar salah seorang bidan PTT.

Tes CPNS merupakan perintah dari Undang-Undang No. 5/2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Tujuannya untuk memperoleh PNS yang profesional, jujur, bertanggungjawab dan netral, yakni CPNS yang memiliki karakteristik pribadi, mampu berperan sebagai perekat NKRI, memiliki intelegenisia yang tinggi dan memiliki keterlampilan, keahlian dan perilaku sesuai dengan tuntutan jabatan. Seleksi ini pun tidak dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Satu-satunya cara untuk bisa lulus CAT adalah dengan mempersiapkan sebaik-baiknya, belajar, belajar, belajar dan tentunya berdoa. Kisi-kisi materi soal juga terbuka, sehingga bisa dipelajari oleh siapapun, terutama yang ingin mengikuti tes CPNS.

Ada tiga kelompok soal yang diujikan. Pertama, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Untuk menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan sampai sejauh mana kita tahu tentang bangsa ini. TWK mengimplementasikan nilai-nilai 4 Pilar Kebangsaan Indonesia, yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI.

Tes ini untuk menggali sejauh mana peserta tes memahami sistem tata negara di Indonesia, sejarah perjuangan bangsa, peranan bangsa Indonesia dalam tatanan regional maupun global, pemerintahan pusat dan daerah, dan memperhatikan kembali kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai EYD (Ejaan yang Disempurnakan).

Kedua, Tes Intelegensia Umum (TIU). Di dalam TIU, ada 4 kemampuan yaitu verbal yang menyampaikan informasi secara lisan maupun tulis, numerik yaitu kemampuan melakukan operasi perhitungan angka, kemampuan berpikir logis yaitu kemampuan melakukan penalaran secara runtut dan sistematis, serta kemampuan berpikir analitis yaitu kemampuan mengurai suatu permasalahan secara sistematik.

Terakhir ada Karakteristik Pribadi (TKP) yang meliputi integritas diri, semangat berprestasi, kreativitas dan inovasi, orientasi pada pelayanan, orientasi kepada orang lain, kemampuan beradaptsi, kemampuan mengendalikan diri, kemampuan bekerja mandiri dan tuntas, kemauan dan kemampuan belajar berkelanjutan, kemampuan bekerja sama dalam kelompok dan kemampuan menggerakkan orang lain.

Soal TKD PNS disusun oleh Panitia Pengadaan CPNS Nasional yang dibantu oleh Tim Ahli dari Konsorsium Perguruan Tinggi Negeri. Selain TKD, juga ada Tes Kompetensi Bidang (TKB), meskipun tidak diharuskan. Adapun materi tes ini disusun oleh Instansi Pembina Jabatan Fungsional.

Kementerian PANRB pun menyediakan aplikasi CAT tersebut untuk simulasi yang tersedia di website resmi www.menpan.go.id. Kesempatan tidak akan datang dua kali, siapa bisa, dia bisa! Urungkan niat serta kemauan, bahwa kesusksesan tidak akan pergi jauh dari kita, bahkan akan terus menghampiri kita.

Berita ini bersumber dari Kementerian PANRB.
Share:
Read More

Kamis, 04 Agustus 2016

Sahabat pembaca Info ASN CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Asman Abnur, mengaji ulang program moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil yang diprogramkan MenPAN-RB sebelumnya, Yuddy Chrisnandi.

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Asman Abnur, mengaji ulang program moratorium penerimaan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang diprogramkan MenPAN-RB sebelumnya, Yuddy Chrisnandi.

Asman mengatakan, masih melakukan pendataan mendalam terhadap jumlah PNS, kebutuhan dan kualifikasi yang ada. 

"Kami masih data lagi jumlah PNS, kualifikasi dan formasinya, setelah itu baru kami ambil kebijakannya," ujarnya setelah menghadiri evaluasi akuntabilitas kinerja Provinsi Jatim di Surabaya, Selasa (2/8/2016).

Pendataan itu dianggapnya penting untuk mendeskripsikan kebutuhan dan peluang PNS, agar kebijakan yang diambil akurat.

"Saya masih empat hari kerja, jadi semuanya masih pendalaman data," ungkapnya.

Kebijakan moratorium atau penghentian sementara pengangkatan PNS ditempuh karena jumlah PNS telah mencapai kurang labih 4.517.000 pegawai.

Dengan jumlah itu, rasio kepegawaian terhadap jumlah penduduk secara nasional ada pada angka 1,77. 

Sementara itu, banyak daerah yang rasio kepegawaiannya terhadap jumlah penduduk setempat tidak normal yakni mencapai angka 2,5 -3. Dengan rasio yang tinggi, maka belanja anggaran pegawainya juga akan membengkak tinggi.

Berita ini bersumber dari Kompas.
Share:
Read More

Rabu, 03 Agustus 2016

Kepala BKN Berharap Lulusan Terbaik Universitas Bisa Direkrut Jadi CPNS

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Kepala BKN Bima Haria Wibisana berharap agar potensi cemerlang yang dimiliki oleh anak negeri dapat dimanfaatkan untuk memperkuat jajaran birokrasi. Kebutuhan untuk mendapatkan sumber daya mansia (SDM) terbaik ini terus didorong oleh Bima Haria Wibisana dengan mengusulkan penerimaan CPNS dari lulusan terbaik (cumlaude) perguruan tinggi yang telah mendapatkan akreditasi A dan juga dari jurusan yang juga telah mendapatkan akreditasi A. Adapun jumlahnya, Bima berharap bahwa untuk formasi lulusan terbaik dapat diberikan sebanyak 2000 formasi. Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala BKN usai membuka secara resmi ajang “Penilaian Kompetensi dan Potensi Talent Pool JPT 2016”, Senin (1/8/2016).

Lebih lanjut Kepala BKN menambahkan bahwa  potensi ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan untuk menjaring dan memperkuat birokrasi. “Lulusan-lulusan terbaik ini perlu direspons oleh pemerintah karena apabila tidak, sangat mungkin anak-anak Indonesia berprestasi  akan ‘diambil’ Negara lain dan kita kehilangan orang-orang yang potensial,” jelas Kepala BKN. Bima menambahkan bahwa usulan kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan penerimaan jalur khusus yang sebelumnya hanya sebanyak 200 orang.

Kepala BKN menambahkan bahwa para lulusan terbaik akan dapat dengan cepat menyesuaikan diri terhadap tuntutan pekerjaan yang akan mereka hadapi. Terhadap mereka, Kepala BKN menyatakan siap menampung mengingat prospek mutu pekerjaan yang akan dihasilkan oleh para lulusan terbaik universitas itu. “Ibaratnya, jika formasi CPNS dari lulusan terbaik universitas ini disetujui pemerintah, BKN siap menampung mereka apabila instansi lain menolak”.

Terkait usulan ini, Kepala BKN menjelaskan juga bahwa kebijakan ini akan didiskusikan kembali seiring adanya pergantian Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara  dan Reformasi Birokrasi pada reshuffle Kabinet Jilid kedua. 

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:
Read More

Rabu, 13 Juli 2016

PEMERINTAH TEGASKAN, BELUM ADA RENCANA PENERIMAAN CPNS 2016

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman resmi dari pemerintah mengenai rencana penerimaan dan seleksi CPNS. “Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai rencana dan jadwal seleksi CPNS, seperti yang marak beredar di sosial media,” ujar Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PANRB Herman Suryatman di Jakarta, Selasa (12/07).

Maraknya informasi terkait dibukanya seleksi penerimaan CNPS tahun 2016 yang banyak beredar melalui sosial media, telah menimbulkan pertanyaan dari masyarakat, terutama yang ingin melamar menjadi PNS. Padahal, tidak semua informasi itu benar. Karena itu masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan dapat menyeleksi setiap informasi yang masuk. “Jangan mudah percaya dengan berita yang tidak jelas asal-usulnya,” tegas Herman menambahkan.

Beredarnya informasi penerimaan CPNS di tahun 2016 melalui portal-portal tidak resmi sebenarnya sudah berulang kali terjadi. Bukan mustahil hal itu sengaja dihembuskan oleh pihak-pihak tertentu yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi. Diingatkan, sudah banyak kasus penipuan yang berawal dari informasi-informasi menyesatkan yang beredar di media-media tidak resmi. “Jangan tergoda dengan info-info menyesatkan, yang mungkin berasal dari pihak-pihak yang bermaksud mengambil keuntungan pribadi,” lanjut Herman gemas.

Diingatkan juga bahwa banyak oknum yang tidak bertanggung jawab yang mengatasnamakan Kementerian PANRB atas dibukanya penerimaan CPNS tahun 2016. Diingatkan, selain info yang beredar bukan dari web resmi kami, itu hanyalah berita ‘hoax’.

Sampai saat ini, lanjut Herman, pemerintah masih memberlakukan moratorium penerimaan CPNS. “Informasi bisa datang dari mana saja. Tetapi pemberitaan yang tidak jelas atau kabar burung tersebut, jangan ditelan mentah-mentah. Apalagi dengan mencantumkan jadwal tes CPNS, sudah jelas tidak benar,” ujarnya.

Dikatakan, semua informasi terkait penerimaan CPNS dan pemberitahuan lainnya akan dipublikasikan melalui website resmi Kementerian PANRB, yaitu http://www.menpan.go.id/. “Pantau terus web Menpan, karena setiap informasi resmi dikeluarkan dari situs resmi tersebut,” tegas Herman.

Ditambahkan, Kementerian PANRB juga memberikan fasilitas untuk mengajukan berbagai pertanyaan maupun laporan pengaduan terkait kebenaran informasi tersebut melalui alamat email halomenpan@menpan.go.id. Kalau belum yakin, masyarakat juga dapat datang langsung ke Kantor Kementerian PANRB Jl. Jend Sudirman Kav. 69 Jakarta Selatan.

Berita ini bersumber dari Kementerian PAN-RB.
Share:
Read More

Kamis, 09 Juni 2016

Tes CPNS, Pemprov Kaltara Bakal Terapkan Tes Kompetensi Bidang

Sahabat pembaca Info Seleksi CPNS, sudah tahukah anda bahwa Pemprov Kaltara tak ingin kecolongan dalam menjaring calon pegawai negeri sipil nantinya. Rangkaian tes tidak hanya bertumpu pada tes kompetensi dasar (TKD).

Kepala Biro Kepegawaian dan Diklat Provinsi Kaltara, Muhammad Ishak, mengatakan, dalam tes CPNS yang digelar nanti, akan diterapkan pula tes kompetensi bidang (TKB).

Pengalaman seleksi tahun 2014 lalu, TKB ditiadakan dengan alasan efisiensi waktu.

"Dalam seleksi tahun ini atau tahun depan, akan diterapkan tes TKB. Supaya lebih fokus pelamar dan jurusannya atau formasi yang mereka lamar," kata Ishak, Selasa (7/6/2016).

Tes TKB diyakini bisa memberi andil penentuan kualitas CPNS yang diterima.

TKB menitikberatkan penilaian kemampuan bisa tidaknya peserta mengemban tugas sebagai PNS nantinya.

Ada pun syarat mengikuti TKB ialah mesti memenuhi passing grade (ambang batas) penilaian tes TKD yang terdiri dari tes wawasan kebangsaan (TWK), tes intelegensi umum (TIU), dan tes karakteristik pribadi (TKP).

Selanjutnya, jumlah minimal peserta lulus TKD untuk mengikuti TKB minimal tiga kali formasi dari peserta yang memenuhi passing grade TKD.

Serta, jika jumlah peserta yang memenuhi passing grade TKD lebih sedikit dari jumlah formasi, maka tidak harus dilakukan TKB.

“Tinggal menunggu saja jadwal seleksinya dari Kemenpan RB. Kami sudah siapkan anggaran Rp 3 miliar untuk penyelenggaraan seleksi tahun ini," katanya.

Dana sebanyak itu untuk membiayai penyelenggaraan tes di laboratorium CAT, penyediaan alat tulis saat registrasi dan pendaftaran, termasuk biaya mendatangkan operator CAT serta biaya sosialisasi.

Sesuai perhitungan, pemprov Kaltara membutuhkan sedikitnya 5.136 pegawai (jangka 5 tahun) di antaranya jabatan fungsional umum sebanyak 2.555 orang, jabatan fungsional ahli (selain guru, dokter, perawat, bidan) sebanyak 1.148 orang.

Berita ini bersumber dari Tribun Kaltim.
Share:
Read More

Rabu, 01 Juni 2016

PETUNJUK PENGISIAN PENDAFTARAN ON-LINE PENERIMAAN ASN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH TAHUN 2016 DARI PEGAWAI TIDAK TETAP KEMENTERIAN KESEHATAN

PETUNJUK PENGISIAN PENDAFTARAN ON-LINE
PENERIMAAN ASN DI LINGKUNGAN PEMERINTAH DAERAH TAHUN 2016 DARI PEGAWAI TIDAK TETAP KEMENTERIAN KESEHATAN


NOI T E MK E T E R A N G A NDOKUMEN PENDUKUNG
(HARUS DILAMPIRKAN)
I.HALAMAN UTAMA
1.INFORMASIMerupakan halaman utama yang berisi pengumuman dan informasi terkait Penerimaan ASN di lingkungan Pemda dari PTT Kementerian Kesehatan dan wajib dibaca terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran.
2.PETUNJUKPetunjuk Pengisian Pendaftaran On-line Penerimaan ASN di lingkungan Pemda dari PTT Kementerian Kesehatan yang wajib dibaca terlebih dahulu sebelum melakukan pendaftaran.
3.HELP DESKTanya jawab permasalahan-permasalahan dalam proses Pendaftaran On-line Penerimaan ASN di lingkungan Pemda dari PTT Kementerian Kesehatan.
4.DAFTARJika Saudara telah membaca seluruh informasi dan petunjuk pengisian serta ingin memulai pendaftaran, pilih Menu “DAFTAR”.
II.HALAMAN PENDAFTARAN
 PENDAFTARANMasukkan Nomor Registrasi Pegawai Tidak Tetap (NRPTT) Saudara (tanpa titik). Pilih Provinsi dan Kabupaten/Kota tempat Saudara bertugas. Masukkan Kata Pengaman yang tampil pada halaman tersebut. Kemudian tekan tombol “DAFTAR”.
CATATAN :
NRPTT, Provinsi dan Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota tempat bertugas berdasarkan SK Pengangkatan PTT Kementerian Kesehatan Saudara yang terakhir.
II.a.HALAMAN IDENTITAS PRIBADI
1.Registrasi Pegawai Tidak Tetap (NRPTT)Terisi secara otomatis sesuai dengan yang Saudara isi di Menu Pendaftaran dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
2.No Induk Kependudukan (NIK)Tulis NIK sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang Saudara miliki.KTP
3.NamaTerisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dantidak dapat diubah.Ijazah
4.Nama (sesuai Ijazah)Tulis nama lengkap Saudara dengan huruf capital dan tanpa gelar, sesuai nama pada Ijazah yang digunakan untuk mendaftar sebagai PTT..
Contoh :
KAHFI MUHAMMAD ZAIN atau SUHARTONO NYOKO
Ijazah
5.Gelar DepanTerisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dantidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
6.Gelar BelakangTerisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dantidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
7.Tempat & Tgl Lahir
- Tempat Lahir

- Tanggal Lahir

Terisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dandapat diubah.
Terisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dantidak dapat diubah.
Ijazah
8.Jenis KelaminTerisi secara otomatis sesuai dengan data PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dantidak dapat diubah.KTP
9.AgamaPilih salah satu agama sesuai yang ada dalam list.KTP
10.Status PerkawinanPilih salah satu status Perkawinan Saudara saat ini sesuai yang ada dalam list.KTP/Surat Nikah
11.Alamat Domisili (tidak harus sesuai KTP)

- RT
- RW
- Desa/Kelurahan
- Kecamatan
- Provinsi
- Kota/Kab
Tulis alamat domisili saudara saat ini seperti nama kampung, nama jalan, blok, dan atau nomor rumah

Diisi dengan RT tempat tinggal Anda
Diisi dengan RW tempat tinggal Anda
Diisi dengan desa/kelurahan tempat tinggal Anda
Diisi dengan kecamatan tempat tinggal Anda
Pilih Provinsi sesuai dengan tempat tinggal Anda
Pilih Kabupaten sesuai dengan tempat tinggal Anda
KTP
12.No Telp & HP
- No Telp
- HP
Tulis nomor yang dapat dihubungi
Tulis nomor telepon lengkap dengan kode area (Tidak wajib diisi)
Tulis nomor HP
 
13.Alamat E-mailTulis alamat E-mail Saudara.
14.Lokasi PendaftaranTulis lokasi Saudara saat melakukan pendaftaran on-line 
II.b.HALAMAN PENDIDIKAN
1.Jenjang PendidikanPilih salah satu jenjang pendidikan yang ada dalam list sesuai dengan Ijazah Saudara yang digunakan untuk mendaftar sebagai PTT.Ijazah
2.PendidikanPendidikan secara otomatis akan mengikuti sesuai jenjang pendidikan yang Saudara pilih dan tidak dapat diubah.Ijazah
3.Nama Perguruan TinggiTulis nama perguruan tinggi lulusan Saudara, ditulis lengkap dan tidak disingkat sesuai yang tercantum pada ijazah yang Saudara gunakan untuk mendaftar sebagai PTT.
Contoh :
Universitas Indonesia, Akademi Kebidanan Yogyakarta, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Banjar, Politeknik Kesehatan Jakarta
Ijazah
4.No & Tgl Ijazah
-  Nomor

-  Tanggal

Tulis nomor ijazah dengan lengkap sesuai yang tercantum pada ijazah yang Saudara gunakan untuk mendaftar sebagai PTT.
Pilih tanggal, bulan, dan tahun dikeluarkannya ijazah tersebut
Ijazah
5.IPKTulis IPK Saudara dalam skala 4, sesuai yang tercantum pada transkip nilai Saudara
Contoh :
2.75, 3.25
Ijazah/Transkip Nilai
II.c.HALAMAN PEMINATAN
1.ProvinsiTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
2.Pemerintah Provinsi /Kabupaten /KotaTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
3.KecamatanTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
4.PuskesmasTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
5.DesaTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
6.Riwayat PekerjaanTerisi secara otomatis sesuai dengan data penempatan PTT Saudara di database Kementerian Kesehatan dan tidak dapat diubah.SK Pengangkatan PTT
7.Riwayat Pekerjaan TambahanApabila Saudara memiliki pengalaman sebagai PTT Kementerian Kesehatan sebelum TMT yang tercantum di database, harap memasukkan nomor dan tanggal SK serta TMT Pengangkatan PTT dan SMB/Surat Keterangan Selesai Penugasan pada tabel yang disediakan.
Catatan:
SK Pengangkatan Bidan PTT sebelum Tahun 2012 ditetapkan oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi.
SK Pengangkatan PTT
II.d.HALAMAN KELENGKAPAN BERKAS
1.Kartu Tanda Penduduk (KTP)Unggah file KTP Saudara yang telah discanFile KTP, Format PDF atau JPG (max. Ukuran file 2 MB)
2.Ijazah PengangkatanUnggah file Ijazah Saudara yang digunakan untuk mendaftar sebagai PTT yang telah discan.File Ijazah, Format PDF atau JPG (max. Ukuran file 2 MB)
3.Pas Foto berwarna terbaru ukuran 4x6Unggah file pas foto berwarna ukuran 4x6 (latar belakang warna merah) Saudara terakhir yang telah discan.File Pas Foto, Format PDF atau JPG (max. Ukuran file 2 MB)
4.SK Pengangkatan PTT Kemenkes terakhirUnggah file SK Pengangkatan PTT Kemenkes Saudara sesuai database Kementerian Kesehatan.File SK Pengangkatan PTT, Format PDF atau JPG (max. Ukuran file 2 MB)
5.Riwayat Pekerjaan TambahanApabila Saudara memiliki pengalaman sebagai PTT Kemenkes sebelum TMT yang tercantum di database dan Saudara telah memasukkan nomor dan tanggal SK Pengangkatan PTT dan SMB/Surat Keterangan Selesai Penugasan serta TMT pada tabel yang disediakan di Halaman Peminatan, maka Saudara harus mengunggah file SK Pengangkatan PTT Kemenkes tersebut.File SK Pengangkatan PTT, Format PDF atau JPG (max. Ukuran file 2 MB)

CATATAN :
1.Periksa kembali kebenaran seluruh isian data Saudara setiap tahapan halaman sebelum menekan tombol “LANJUTKAN”.
2.Apabila Saudara akan menyimpan seluruh data isian pada halaman Identitas Pribadi, Pendidikan, Peminatan dan Kelengkapan Berkas, silahkan tekan tombol "SIMPAN". Sebelum data tersimpan sistem akan menampilkan konfirmasi "Apakah Saudara yakin akan menyimpan data tersebut ?". Tekan "OK" bila Saudara yakin akan menyimpan.
3.Tekan tombol "BATAL" jika Saudara belum yakin data tersebut benar dan masih ada yang harus diperbaiki.
4.Ketika data Saudara telah tersimpan ke dalam sistem, data tersebut masih dapat dipanggil kembali untuk diubah/edit.
5.Setelah data tersimpan, sistem secara otomatis menampilkan menu cetak.
6.Isian Halaman Identitas Pribadi, Pendidikan, Peminatan dan Kelengkapan Berkas masih dapat diperbaiki selama Saudara belum menekan tombol “Cetak Formulir Pendaftaran”, jadi pastikan kembali seluruh isian Saudara.
7.Jika Saudara sudah yakin dengan isian Saudara, tekanlah tombol “Cetak Formulir Pendaftaran”. Cetaklah form pendaftaran on-line tersebut minimal 2 (dua) lembar, bubuhi tanda tangan dan tempelkan pas photo terbaru ukuran 4x6 berlatar belakang warna merah di kolom yang tersedia.
8.Apabila Saudara ingin melihat kembali data isian Saudara atau mencetak ulang form pendaftaran Saudara, Saudara dapat login kembali dengan mengisi kembali NRPTT dan memilih Provinsi, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota serta mengisi Kata Pengaman pada Halaman Pendaftaran.
9.Simpan baik-baik form pendaftaran Saudara, dan harus ditunjukkan pada saat pelaksanaan ujian.
10.Saudara tidak dapat mendaftar lebih dari satu kali karena sistem sudah dilengkapi dengan alat validasi berdasarkan beberapa lapis data yang Saudara masukkan/entry.
11.Setiap data yang Saudara masukkan harus dilengkapi dengan dokumen penunjang (lihat petunjuk), Apabila data yang Saudara masukkan/entry tidak sesuai dengan dokumen penunjang yang dikirimkan, maka status data menjadi tidak valid dan dengan sendirinya Saudara akan didiskualifikasi.
12.Pelajari petunjuk ini sekali lagi sebelum Saudara mulai mengisi. Selamat Mengikuti Pendaftaran Penerimaan ASN di lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2016 dari PTT Kementerian Kesehatan.
 
 Jakarta, 30 Mei 2016.
Tim Pengadaan PNS di Lingkungan Pemerintah Daerah Tahun 2016 dari PTT Kementerian Kesehatan.

download file petunjuk pendaftaran online

Share:
Read More