Info CPNS dan PPPK resmi di www.menpan.go.id,www. bkn.go.id, www.sscn.bkn.go.id, Info SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara).

BKN menegaskan penerimaan cpns dan pppk 2019 tak dipungut biaya atau Zero Money.

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi ASN CPNS PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan penerimaan cpns dan pppk 2019 tak dipungut biaya atau Zero Money.

Masyarakat diminta tak mudah tergiur bujuk rayu para pelaku penipuan yang memanfaatkan momen penerimaan cpns 2019.

Dikutip Tribunjogja.com dari laman Bkn.go.id, Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan menanggapi beberapa aduan masyarakat yang mengaku dirinya menjadi korban penipuan bermodus sejumlah uang sebagai pintu masuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).

Beberapa aduan tersebut disampaikan dalam program Metro TV Hotroom bertajuk Siasat Penipuan CPNS pada Selasa, (16/7/2019) di Gedung Metro TV Jakarta.

Ridwan yang dihadirkan sebagai narasumber pada acara tersebut langsung menampik informasi soal adanya syarat pembiayaan dalam proses seleksi CPNS.

“Jelas-jelas proses seleksi CPNS itu zero money alias tanpa biaya, jadi sebenarnya mudah mengidentifikasi penipuan CPNS, kalau sudah mensyaratkan sejumlah uang itu jelas penipuan,” tanggap Ridwan.

Pada acara tersebut dihadirkan seseorang yang mengaku sebagai korban penipuan.

Dia menuturkan ditawarkan masuk menjadi CPNS oleh oknum yang mengaku bekerja di salah satu instansi Pemerintah Daerah dengan syarat membayar puluhan juta rupiah.

Menjawab pengakuan itu, Ridwan menjelaskan bahwa seleksi CPNS dilakukan secara terbuka dan serentak hanya oleh instansi pemerintah, bukan perorangan.

“Formasi CPNS diumumkan secara terbuka oleh instansi pemerintah, proses pendaftaran online terintegrasi via sscasn.bkn.go.id dan seleksi dilakukan melalui beberapa tahapan seperti seleksi administrasi, kompetensi dasar, dan bidang,"

"Saat seleksi kompetensi dasar dan kompetensi bidang menggunakan CAT BKN misalnya, hasil ujian disampaikan real time kepada peserta setelah ujian selesai, bahkan orang tua peserta dapat memantau langsung nilai anaknya di ruang monitoring tes yang disediakan instansi pembuka rekrutmen,"

"Selain itu, peserta yang lolos pada setiap tahapan diumumkan di portal sscasn dan masing-masing instansi,” terangnya.

Di bagian akhir, Ridwan kembali menegaskan bahwa alur seleksi CPNS sudah begitu transparan dan akses informasi pelaksanaan seleksi sudah dibuka seluas-luasnya.

Pada kesempatan itu Ridwan meminta agar masyarakat yang menjadi korban penipuan jangan pernah enggan untuk melaporkan peristiwa yang dialaminya kepada pihak kepolisian.

Sementara itu untuk informasi CPNS, Ridwan menambahkan agar masyarakat menjadikan website atau kanal media sosial terverifikasi milik instansi pemerintah sebagai referensi informasi seleksi.

Siapkan Dokumen

Sebelumnya BKN menyebut Penerimaan PPPK dan CPNS 2019 tak lama lagi diumumkan.

meski begitu, BKN belum menyebut tanggal pasti kapan Penerimaan PPPK dan CPNS 2019 bakal dibuka namun memberi klu waktu 'kian dekat'

Sebagai Panselnas CPNS, BKN meminta bagi yang berminat untuk mendaftar penerimaan CPNS 2019 dan PPPK 2019 untuk mempersiapkan dokumen sebagai berikut :

1. Scan KTP

2. Kartu Kartu Keluarga

3. Foto Diri

4. Ijazah

5. Transkrip Nilai

pemerintah sebelumnya sempat menyebut akan membuka lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil ( CPNS) 2019 sebanyak 253.173 orang.

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara ( BKN) Muhammad Ridwan, mengatakan terkait proses dan jadwal seleksi CPNS 2019 akan dibuka pada Oktober 2019.

Pihaknya akan menyampaikan petunjuk teknisnya sesegera mungkin kepada masyarakat.

"Kemarin, pak Menpan RB sudah statement, bahwa penerimaan CPNS kemungkinan besar di Oktober," kata Ridwan dihubungi Kompas.com, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ridwan menjelaskan, proses penerimaan pendaftaran tersebut dipekirakan lebih awal untuk PPPK.

Namun ia tak memberikan kapan waktu pastinya.

Menurut dia, adanya pernyataan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( MenPAN RB) Syafruddin itu menjadi tanda bagi BKN untuk bersiap.

"Bagi kami di Panselnas merupakan semacam ancer-ancer. Oleh karena itu, persiapan mulai dipersiapkan mulai dari sekarang. Banyak yang harus dipersiapkan," ujarnya.

Dia mengatakan, pihak hingga ini terus mempersiapkan segala keperluan yang dibutuhkan dalam proses penerimaan calon Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini baik untuk CPNS maupun PPPK.

"Kebutuhan riil (jumlah PNS dan PPPK) dari intansi pusat dan daerah itu belum semua masuk, tapi seberapa banyak saya harus cek dulu ke Kemenpan RB," ungkapnya.

Dia menyebut, setidaknya ada tujuh tahapan proses penerimaan CPNS dan PPPK yang harus dilalui. Ini semua sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku.

Sebagai informasi, untuk pemerintah pusat, alokasinya sebanyak 46.425 lowongan terdiri dari untuk PNS sebanyak 23.213 lowongan dengan rincian 17.510 untuk pelamar umum 
dan dari sekolah kedinasan 5.696.

Selain itu pemerintah pusat juga membuka 23.212 lowongan untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK/P3K.

Sementara itu jumlah lowongan CPNS pemerintah daerah mencapai 207.748.

Terdiri dari lowongan PNS 62.324 dan untuk PPPK/P3K 145.424.

Berita ini bersumber dari Tribun Jogja.
Share:

7 hal penting yang harus kamu persiapkan sebelum mendaftar CPNS

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi ASN CPNS PPPK 2019, sudah tahukah anda bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) ternyata masih menjadi impian banyak orang terutama para millennials yang tak sabar menanti pembukaan pendaftaran CPNS di tahun 2019 ini. Untuk lolos seleksi CPNS tentu tak mudah, terlebih lagi minat pendaftar yang sangat tinggi setiap tahunnya.

Tak sedikit orang-orang yang masih bingung apa saja yang harus dipersiapkan untuk mendaftar menjadi CPNS dan berakhir tak lolos seleksi karena kurangnya pemahaman dan persiapan yang dibutuhkan.

Nah, sebelum pendaftaran yang kabarnya akan dibuka dalam beberapa bulan ke depan, yuk simak 7 hal penting yang harus kamu persiapkan sebelum mendaftar!

1. Mencari informasi terkait pendaftaran CPNS sebanyak-banyaknya
Tes CPNS 2019 Segera Dibuka, Ini 7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan!shutterstock.com
Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika ingin mengikuti tes CPNS yaitu mencari info tata cara pendaftaran melalui situs resmi pihak penyelenggara dari pemerintah atau melalui akun sosial media resmi milik penyelenggara.

Kamu juga harus up to date mengenai jadwal pendaftaran dan jadwal seleksi CPNS agar tidak sampai terlewat. Pastikan juga kamu mencari tahu jenis dan jumlah formasi yang disediakan oleh setiap instansi.

2. Pastikan jurusanmu sesuai dengan instansi yang ingin dituju
Sebelum mendaftar pastikan kamu mendaftar formasi pada instansi yang sesuai dengan jurusan pendidikan terakhir yang kamu tempuh. Banyak dari para pendaftar yang masih mengajukan formasi yang tidak sesuai dengan jurusan pendidikannya, alhasil peluangmu diterima bisa hilang karena tidak sesuai dengan persyaratan yang dibutuhkan oleh instansi.

3. Mempersiapkan semua berkas untuk syarat administrasi
Tes CPNS 2019 Segera Dibuka, Ini 7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan!bajajfinserv.in
Tak sedikit para pendaftar yang tidak lolos seleksi di tahap awal yaitu tahap administrasi. Karena kamu harus mempersiapkan semua berkas-berkas yang dibutuhkan terutama berkas yang diminta oleh instansi yang kamu lamar, pastikan kamu mempersiapkannya jauh-jauh hari agar tidak ada satu berkas pun yang kurang agar bisa lolos ke tahap tes CPNS.

4. Pahami semua tahapan-tahapan tes seleksi yang akan dijalani
Salah satu yang paling penting sebelum kamu mendaftar CPNS, pastikan kamu memahami tahapan-tahapan dan jenis soal yang akan dijalani. Setelah lolos seleksi administrasi kamu akan melewati Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Komeptensi Bidang (SKB).

Untuk tes SKD kamu akan menghadapi tiga tes, yakni Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensi Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP), dalam tes ini akan dilakukan melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). Jadi pastikan kamu paham tahapan dan jenis soal yang akan kamu hadapi.

5. Mempelajari materi soal-soal dari berbagai media
Tes CPNS 2019 Segera Dibuka, Ini 7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan!studyusa.com
Salah satu hal penting yang harus kamu lakukan jika ingin mendaftar sebagai CPNS yaitu dengan belajar materi pembahasan soal-soal yang akan di tes. Kamu bisa mempelajari materi dan contoh soal-soal tes dari buku pembahasan soal-soal tes CPNS yang dijual di toko buku.

Selain itu kamu juga bisa mendapatkan pembahasan soal-soal tes melalui situs online yang disediakan di beberapa website secara gratis, atau dengan mengunduh beberapa aplikasi gratis tentang soal-soal tes CPNS.

6. Persiapkan kesehatan fisik dan mental
Gak kalah penting, sebelum melakukan seleksi tes CPNS pastikan untuk tetap menjaga kesehatan fisik dan mentalmu, karena kamu tidak akan bisa mengikuti tes dalam keadaan kesehatan yang kurang baik. Perbanyak mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga, serta selalu berpikir positif dan rileks agar kesehatan mentalmu tetap stabil.

7. Berdoa dan berserah diri
Hal penting terakhir yang harus kamu persiapkan yaitu dengan selalu berdoa agar diberikan kemudahan dan kelancaran. Jika sudah berdoa, pastikan juga kamu berserah diri dengan mengikhlaskan apa pun hasil yang kamu dapat nantinya.

Itulah 7 hal penting yang harus kamu siapkan sebelum mendaftar CPNS yang akan segera dibuka di tahun 2019. Persiapkan semuanya dengan matang dan tetap semangat untuk berjuang!

Berita ini bersumber dari IDN Times.
Share:

BKN memperkirakan, lowongan guru masih menjadi porsi terbesar dari total formasi dalam dua kali penarikan ASN baru

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS PPPK 2019, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah akan kembali membuka proses perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019.

Seleksi PPPK Tahap II rencananya akan digelar lebih awal pada Agustus mendatang, sementara CPNS 2019 menyusul pada Oktober.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memperkirakan, lowongan guru masih menjadi porsi terbesar dari total formasi dalam dua kali penarikan Aparatur Sipil Negara (ASN) baru tersebut.

"Untuk perekrutan PPPK Tahap II dan CPNS, kita sebutnya itu ASN. Porsi terbesar kemungkinan masih guru. Tapi untuk detail informasi pastinya kita masih belum bisa sampaikan," ujar Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan saat berbincang dengan Liputan6.com, Rabu (17/7/2019).

Sebelumnya, pemerintah telah menetapkan batas maksimal formasi yang akan dibuka pada proses perekrutan CPNS 2019 dan PPPK Tahap II, yakni sebanyak 254.173 formasi.

Berdasarkan angka tersebut, Ridwan memproyeksikan, penarikan CPNS tahun ini akan menyediakan kursi sekitar 100 ribu formasi. Begitu juga dengan seleksi PPPK Tahap II.

"Kan ada sekitar 250 ribu formasi tuh untuk seluruh perekrutan ASN tahun ini. CPNS kira-kira sekitar 100 ribu (formasi). Untuk PPPK total kan ada 150 ribu (formasi). Sudah dikurangin yang seleksi tahap pertama, mungkin (PPPK Tahap II) sekitar 100 ribu formasi lagi," tuturnya.

Namun begitu, ia belum berani memastikan berapa jumlah formasi pasti yang bakal disediakan dalam dua seleksi itu. "Detail masih nunggu Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi)," tukas Ridwan.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

BKN memastikan seluruh instansi di daerah sudah mengajukan formasi pegawai mereka untuk tes CPNS tahun ini

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) memastikan seluruh instansi di daerah sudah mengajukan formasi pegawai mereka untuk tes CPNS tahun ini. Proses sempat terhambat karena cukup banyak daerah yang tak mengajukan formasi.

Akibatnya, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mengedarkan surat perpanjangan waktu bagi instansi untuk mengajukan formasi dan analisis jabatan hingga Jumat, 12 Juli 2019, kemarin.

"Nah mengapa diberi kesempatan lagi? Karena ternyata sampai batasan akhir usulan bulan Juni itu masih ada 30 persenan, kira-kira, instansi pusat dan daerah yang belum melakukan pengajuan formasi. Dengan surat ini maka, jika sampai Jumat kemarin tidak melakukan pengisian usulan kebutuhan ASN maka dianggap tidak melaksanakan (penerimaan ASN)," ujar Kepala Biro Humas BKN M. Ridwan kepada Liputan6.com, Minggu (14/7/2019).

Menurut Ridwan, banyaknya daerah yang tidak mengajukan formasi CPNS karena ada prioritas lain atau kecukupan anggaran, seperti karena 50 persen APBD sudah untuk gaji ASN.

Pihak BKN sendiri belum mendapatkan data mengenai berapa daerah yang mengajukan formasi CPNS. Sebelumnya diperkirakan ada 207.748 formasi untuk pemerintah daerah.

Rinciannya adalah CPNS untuk umum sebanyak 62.249 formasi dan sekolah kedinasan 75 formasi. Lalu ada PPPK dan honorer sebanyak 143.424 formasi.

Sementara, Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian PANRB, Mudzakir menyebut kementeriannya masih melakukan pendataan jumlah formasi. "Saat ini data sedang direkap lagi setelah perpanjangan masa pengusulan," ucap Mudzakir.

Berita ini bersumber dari Liputan6.
Share:

BKN mengaku belum memiliki timeline mengenai pembukaan pendaftaran CPNS 2019

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengaku belum memiliki timeline mengenai pembukaan pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. Meski Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) beberapa waktu lalu menargetkan pembukaan CPNS tahun ini dibuka Oktober 2019.

Kepala Biro Humas BKN Muhammad Ridwan mengatakan, panitia seleksi nasional (panselnas) memang sudah mendapatkan mandat untuk membuka pendaftaran CPNS 2019 pada Oktober. Pembukaan pendaftaran CPNS dilakukan setelah pembukaan pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Pak Menpan memberi deadline bagi teman-teman di panselnas bahwa kira-kira CPNS dan PPPK waktu itu Oktober dan Agustus. Tapi timelinenya belum,” ujarnya kepada Okezone, Selasa (9/7/2019).

Menurut Ridwan, alasan mengapa hingga saat ini belum ada timeline adalah karena pemerintah masih harus menyerahkan kebutuhan pegawainya dari masing-masing Kementerian dan Lembaga. Panselnas sendiri sudah membuka laporan kebutuhan pegawai sejak Minggu kedua Juni 2019.

“Karena banyak sekali faktor yang harus dilihat dan itu di luar panselnas. Jadi misal 623 Kementerian Lembaga dan daerah itu haus memasukan kebutuhan pegawai di Minggu kedua Juni,” jelasnya.

Menurut data terakhir baru sekitar 326 K/L dan pemerintah daerah yang menyerahkan kebutuhan pegawainya. Sedangkan sisanya masih terus ditunggu data kebutuhan pegawainya.

“Saya belum tahu di Minggu ketiga Juni, tanggal 21 ini sudah ada berapa. Apakah 623 atau baru 326,” ucapnya.

Oleh karena itu lanjut Ridwan, pantia seleksi nasional belum bisa memastikan dan memetakan jadwal dari penerimaan CPNS 2019. Meskipun begitu, panselnas masih optimis bisa dibuka pada Oktober 2019.

“Nah banyak sekali faktor di luar panselnas yang sangat teknis yang menyebabkan panselnas bukan satu-satunya pemilik proses dari seleksi CPNS ini. Itu yang menyebabkan seleksi CPNS ini belum ada timeline atau rundown yang sangat detil,” jelasnya.

Berita ini bersumber dari Okezone.
Share:

BKD Jatim Siapkan Anggaran Rp 5 Miliar untuk Tes CPNS 2019

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Timur hingga kini masih menunggu pengumuman formasi yang akan dibuka untuk seleksi atau tes CPNS 2019 yang disetujui oleh KemenPAN-RB untuk dibuka di tahun 2019 ini.

Namun Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Timur memastikan bahwa pelaksanaan tes akan diselenggarakan sekitar bulan Oktober tahun ini.

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Kepala BKD Provinsi Jawa Timur, Anom Suharno, Senin (8/7/2019).

Ia mengatakan bahwa Pemprov Jawa Timur sendiri sudah melakukan persiapan terkait teknis penyelenggaran tes CPNS tahun 2019 ini.

"Kami memutuskan untuk tidak mandiri, kami akan kerjasama dengan BKN untuk penyelenggaraan tesnya. Sehingga untuk piranti dan alatnya untuk tes komputer dan serangkaiannya akan menggunakan perangkat dari BKN," kata Anom.

Menurutnya, saat ini BKD Jatim juga sudah melakukan MoU dengan BKN agar begitu pengumuman jumlah formasi maka sudau bisa diproses untuk penyiapan tes dan teknisnya.

Sebab berdasarkan jadwal, dengan tes yang akan dilakukan bulan Oktober maka bulan Agustus mendatang formasi yang dibuka di lingkungan Pemprov Jawa Timur seharusnya sudah diumumkan.

Tidak hanya itu, sejumlah anggaran juga sudah disiapkan Pemprov Jawa Timur untuk pelaksanaan tesnya. Setidaknya anggaran uang disiapkan BKD bersikar antara Rp 4 miliar hingga Rp 5 miliar.

Anggaran tersebut disiapkan dengan asumsi jumlah peserta yang mengikuti tes,  sama dengan jumlah peserta di tahun yang lalu, yaitu sekitar 63 ribu peserta.

"Prediksinya untuk jumlah peserta kira kira sama dengan tahun lalu. Sedangkan untuk tempatnya kita akan melakukan tender juga. Anggaran yang kita siapkan sekitar Rp 4 miliar sampai Rp 5 miliar lah," kata Anom.

Anom menyebutkan bahwa formasi yang diajukan Pemprov tahun ini adalah sekitar 2.164 orang. Jumlah tersebut sama dengan jumlah ASN Pemprov Jawa Timur yang akan pensiun tahun ini. Sebab dari pusat mensyaratkan dalam pengajuan formasi harus menganut sistem zero growth atau tidak ada pertumbuhan.

"Kami ajukan sejumlah itu. Tapi berapa yang disetujui kita harus menunggu keputusan Menpan. Dari situ kita lalu akan melaksanakan tes dengan BKN tersebut," pungkas Anom.

Berita ini bersumber dari Surya.co.id
Share:

Soal-soal Ujian CPNS 2019 Akan Diganti

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) akan mengganti soal-soal ujian yang diujikan dalam proses penerimaan  Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK/P3K) tahun ini. 

Soal itu terdiri dari Soal Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).

"Soal-soal SKD sudah disiapkan. Ada sejumlah yang kemungkinan tidak valid akan di-remove dari sistem, tetapi soal-soal baru juga akan ditambahkan," kata Kepala Biro Humas BKN, Muhammad Ridwan kepada Kompas.com, Jakarta, Kamis (4/7/2019).

Ridwan mengatakan, khusus untuk soal SKB penerimaan CPNS dan P3K 2019, pihak telah melakukan koordinasi lebih dari 100 kementerian yang menjadi pembina fungsional. Sehingga soal yang dianggap kurang tepat bisa disesuaikan.

"Hal-hal lain juga dipersiapkan. Kapan pun dibuka (penerimaan CPNS dan P3K) itu diharapkan smooth," ujarnya. 

Meskipun demikian Ridwan tidak merinci berapa banyak soal yang diganti maupun yang ditambahkan. Dasarnya, pergantian teresbut sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan. 

Tahun ini, pemerintah kembali akan membuka lowongan CPNS sebanyak 253.173 orang. Ini terdiri dari PNS dan PPPK/P3K. Proses dan jadwal seleksinya sendiri akan dibuka pada Oktober ini. BKN akan menyampaikan petunjuk teknisnya sesegera mungkin kepada masyarakat. 

"Kemarin, Pak Menpan RB sudah statement, bahwa penerimaan CPNS kemungkinan besar di Oktober," tandas Ridwan.

Berita ini bersumber dari Kompas.


Share:

Batas Waktu Pengajuan Kebutuhan PNS dan PPPK 2019 Diperpanjang 12 Juli

Sahabat pembaca Info Seleksi ASN CPNS PPPK, sudah tahukah anda bahwa batas waktu pengajuan kebutuhan Aparatur Sipil Negara (ASN) akhirnya diperpanjang pemerintah. Yang awalnya deadline pekan kedua Juni, kini diperpanjang hingga 12 Juli.

Perpanjangan waktu tersebut menurut Deputi SDM Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmaja sesuai arahan Menteri Syafruddin.

"Sesuai arahan Menpan-rb diberikan perpanjangan batas waktu pengisian usulan kebutuhan ASN 2019 aplikasi e-Formasi, mulai 5 sampai 12 Juli 2019," kata Setiawan dalam surat edaran tertanggal 5 Jul 2019.

Dalam perpanjangan waktu tersebut, lanjutnya, instansi pusat dan daerah, di samping menyampaikan usulan kebutuhan, diberi kesempatan pula untuk memperbaiki Analisis Jabatan yang mungkin masih belum sesuai dengan ketentuan. Terutama terkait dengan kualifikasi pendidikan.

"Kami tegaskan, apabila sampai 12 Juli 2019 instansi tidak melakukan pengisian usulan kebutuhan ASN, maka kami anggap instansi yang bersangkutan tidak melaksanakan pengadaan ASN 2019," kata Setiawan.

Keluarnya SE perpanjangan ini, jelas Setiawan, sebagai tindak lanjut surat edaran MenPAN-RB Nomor: B/617/M.SM.01.00/2019 tanggal 17 Mei 2019 perihal Pengadaan ASN Tahun 2019. Di mana hingga batas waktu pengisian usulan kebutuhan ASN 2019 pada aplikasi e-Formasi pada minggu kedua Juni 2019, masih terdapat beberapa instansi pusat dan daerah yang belum menyampaikan usulan kebutuhan ASN.

Berita ini bersumber dari JPNN.
Share:

Facebook Page

Recent Posts

Statistik Blog