Info CPNS dan PPPK resmi di www.menpan.go.id,www. bkn.go.id, www.sscn.bkn.go.id, Info SSCASN (Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara), Info SSCN (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil), Info SSP3K (Sistem seleksi Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja), Info SSCN Dikdin (Sistem Seleksi Calon Pegawai negeri Sipil Melalui Pendidikan Kedinasan)

Pendaftaran CPNS 2019 Ditutup, BKN Terbitkan Jadwal Tahapan Selanjutnya

Sahabat pembaca Info Honorer, sudah tahukah anda bahwa berdasarkan keputusan rapat Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) tanggal 26 November 2019, Badan Kepegawaian Negara (BKN) mengeluarkan jadwal pelaksanaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Pengumuman jadwal disampaikan melalui Surat Kepala BKN Nomor K 26-30/V 205-4/99 perihal Jadwal Pelaksanaan Seleksi Penerimaan CPNS Tahun 2019.

Plt Kepala Biro Humas BKN, Paryono menyebutkan untuk pengumuman hasil seleksi administrasi CPNS dimulai pada 12 Desember dan diagendakan berlangsung hingga 16 Desember 2019 mendatang. “Keputusan Panselnas melalui Surat Kepala BKN tersebut, terjadwal pengumuman seleksi administrasi sudah mulai dilakukan hari ini. Silakan pelamar dapat mulai melihat pengumuman hasil administrasi di portal SSCASN dan website masing-masing instansi,” terangnya.

Paryono menambahkan bahwa penutupan pendaftaran daring (online) di beberapa instansi terakhir dilakukan pada 10 Desember. Lanjutnya bahwa dalam Surat Kepala BKN tersebut, Panitia Seleksi instansi pusat dan daerah wajib melakukan verifikasi berkas paling lambat tanggal 12 Desember 2019 sebelum menyampaikan hasil seleksi administrasi ke pelamar.

Selengkapnya jadwal pelaksanaan seleksi CPNS 2019 dapat melihat pada infografis berikut



Selanjutnya untuk masa sanggah, Paryono mengingatkan bahwa pelamar yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) pada seleksi administrasi dapat menyampaikan masa sanggah maksimal 3 (tiga) hari pascapengumuman seleksi administrasi. Kemudian instansi dapat mengumumkan kembali maksimal 7 (tujuh) hari setelahnya. “Perlu diketahui masa sanggah bukan waktu untuk memperbaiki kesalahan saat pendaftaran, silakan siapkan dokumen/berkas yang valid ketika melakukan sanggahan ke instansi,” imbaunya.

Untuk total pelamar seleksi CPNS, terhitung ada 4.197.218 pelamar telah submit pendaftaran dari total 4.433.029 yang mengisi formulir. Selain itu BKN sudah mengumumkan bahwa pelamar sudah dapat melihat total pelamar yang submit pada setiap formasi di menu info lowongan dalam portal https://sscndata.bkn.go.id/spf mulai tanggal 11 Desember 2019 pukul 10:00 WIB.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Seleksi CPNS yang Transparan, Kunci Menuju ASN Berkelas Dunia

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2019, sudah tahukah anda bahwa Mendekati jadwal pendaftaran seleksi CPNS 2019 yakni 11 November 2019, hari ini (08/11/2019) di Kantor BKN Pusat, Pusat Pengembangan Sistem Rekrutmen (PPSR) mengadakan Rapat Koordinasi Persiapan Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dihadiri oleh 21 Kementerian/Lembaga (K/L), rapat ini diselenggarakan untuk koordinasi secara teknis persiapan masing-masing instansi guna mewujudkan seleksi CPNS yang akuntabel dan transparan.

Dalam laporannya, Kepala PPSR Heri Susilowati mengatakan, secara bergiliran selama satu bulan PPSR akan mengirimkan timnya untuk melakukan koordinasi dengan seluruh instansi yang membuka formasi CPNS. “Kami berharap pelaksaan seleksi CPNS tahun ini berjalan lebih baik dari tahun sebelumnya baik dari segi persiapan maupun infrastruktur,” jelasnya. Lebih lanjut lagi Heri menjelaskan bahwa BKN telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan terlibat dalam proses seleksi CPNS dengan memberikan pembekalan dan pelatihan. Selain itu, telah dibentuk panitia seleksi yang terdiri dari tim IT dan tim administrasi.

Saat ini BKN masih menunggu beberapa K/L menginput formasi di SSCASN. Pelaksanaan seleksi CPNS ini mengacu pada dasar-dasar hukum seperti Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014, Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017, Permen PAN-RB Nomor 36 & 37 Tahun 2018, dan Peraturan BKN Nomor 8 Tahun 2018. “Pelaksanaan seleksi diselenggarakan selama 22 hari di 239 titik lokasi di seluruh Indonesia”, ungkap Deputi Bidang Pusat Sistem Informasi Kepegawaian Suharmen.

Lebih lanjut Suharmen mengimbau seluruh K/L untuk segera menyelesaikan input formasinya di sistem SSCASN sebelum tanggal 11 November 2019. “Sistem seleksi yang akuntabel dan transparan menjadi langkah wujudkan ASN worldclass,” ujarnya. Pada tanggal 11 November 2019 pukul 00.00 sistem SSCASN resmi dibuka. Adapun tahapan seleksi CPNS meliputi:

  1. Penetapan formasi;
  2. Pengumuman dan Pendaftaran di SSCASN;
  3. Verifikasi data peserta seleksi;
  4. Pengumuman hasil seleksi;
  5. Penjadwalan seleksi;
  6. Pelaksanaan seleksi;
  7. Pengolahan hasil seleksi;
  8. Pengumuman hasil seleksi;
  9. Pemberkasan/penetapan NIP.

Adapun materi yang akan diujikan pada saat SKD, sama dengan materi yang diujikan pada tahun sebelumnya yang meliputi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU) dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Peserta harus mampu menjawab 100 soal SKD dalam waktu 90 menit. Suharmen berharap instansi yang mengadakan tes CAT secara mandiri untuk dapat melengkapi sarana dan prasarana penunjang sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 8 Tahun 2018.

Berita ini bersumber dari BKN
Share:

Informasi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil Tahun 2019 di Lingkungan Kemenkes

Share:

Pengumuman Pengadaan PNS Kemhan TA.2019

Jakarta, 1 November 2019 melalui surat pengumuman Menteri Pertahanan nomor PENG/4/XI/2019 tentang Pelaksanaan Seleksi Pengadaan Calon Pegawai Negeri Sipil Kementerian Pertahanan Republik Indonesia TA.2019 Kementerian Pertahanan dengan resmi mebuka 552 formasi CPNS yang akan ditempatkan di seluruh Indonesia.
Surat Pengumuman Menteri Pertahanan No. PENG/4/XI/2019
Lampiran


Sumber berita : KEMHAN
Share:

PENGUMUMAN PELAKSANAAN SELEKSI PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN ANGGARAN 2019

Share:

Pendaftaran Dibuka 11-24 November, Pelamar Rekrutmen CPNS Diingatkan Menyiapkan Dokumen

Sahabat pembaca Info CPNS dan PPPK 2019, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah akan melaksanakan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) mulai 11 November mendatang, dengan menyediakan 152.250 formasi yang tersebar di 68 kementerian/lembaga (K/L) dan 462 pemerintah daerah (Pemda). 

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Haria Wibisana mengatakan, pendaftaran CPNS akan dibuka pada 11 hingga 24 November 2019 secara online melalui https://sscasn.bkn.go.id . Peserta hanya bisa mendaftar pada satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda. 

Terkait pendaftaran tersebut, Kepala BKN mengingatkan para pelamar agar menyiapkan dokumen persyaratan dengan sebaik-baiknya. Dokumen persyaratan tersebut antara lain: scan Kartu Tanda Penduduk (KTP), pas foto dan swa foto, serta ijazah serta transkrip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju. 

“Masih ada belasan hari untuk pastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) valid di Ditjen Dukcapil Kemendagri. Hati-hati saat mendaftar karena NIK hanya bisa digunakan satu kali untuk satu jabatan dan satu formasi,” kata Bima Haria dalam konperensi pers di kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Rabu (30/10). 

Menurut Kepala BKN, pengumuman hasil seleksi administrasi pendaftaran CPNS 2019 akan dilaksanakan pada 16 Desember 2019. Kemudian disusul dengan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilaksanakan pada awal Februari 2020, dan hasilnya akan menjadi dasar pelaksanaan Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dilaksanakan pada awal Maret 2020. 

Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengemukakan, sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, mulai tahun 2019 fokus pemerintah adalah pembangunan sumber daya manusia (SDM). Maka, prioritas rekrutmen CPNS kali ini untuk memenuhi kebutuhan SDM di bidang pendidikan, kesehatan, dan tenaga teknis atau profesional lainnya. 

Rekrutmen tahun ini, lanjut Tjahjo, mengutamakan prinsip zero growth, yakni menggantikan jumlah PNS yang pensiun, dikecualikan bagi tenaga pendidikan dan kesehatan. 

Para calon pelamar diharapkan berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang berkaitan dengan proses penerimaan CPNS. “Perlu kami informasikan bahwa tidak ada satu orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan,” tegas Tjahjo.

Sumber: SETKAB RI
Share:

Pemerintah Umumkan Rencana Pembukaan Seleksi CPNS 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) resmi mengumumkan pembukaan rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2019. Rencananya, pendaftaran dimulai pada 11 November 2019 mendatang.

Hal itu tertuang dalam Pengumuman No: B/1069 /M.SM.01.00/2019 tentang Informasi Penerimaan CPNS Tahun 2019 di Lingkungan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditandatangani oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo. "Rekrutmen kali ini dibuka pada 68 kementerian/lembaga dan 462 pemerintah daerah," ujar Menteri Tjahjo di Jakarta, Senin (28/10).

Seperti pada rekrutmen sebelumnya, pendaftaran rekrutmen CPNS dilakukan pada website SSCASN BKN (sscasn.bkn.go.id). Satu orang pelamar hanya boleh mendaftar di satu instansi dan satu formasi jabatan di kementerian/lembaga/pemda.

Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada rekrutmen CPNS menggunakan Computer Assisted Test (CAT) yang telah terbukti menekan angka kecurangan dan percaloan. Rencananya, SKD akan dilakukan pada Februari 2020 dan dilanjutkan dengan Seleksi Kompetisi Bidang (SKB) pada Maret 2020.

Untuk selanjutnya, pengumuman terkait syarat pendaftaran dan lain-lain akan diumumkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan instansi masing-masing.

Menteri PANRB mengimbau agar calon pelamar berhati-hati terhadap kemungkinan adanya penipuan terkait seleksi CPNS 2019. "Tidak ada satu orang atau pihak manapun yang bisa membantu kelulusan," tutup Menteri Tjahjo.

Berita ini bersumber dari KEMENPANRB.
Share:

BKN Siapkan SDM Petugas Helpdesk Seleksi CPNS 2019

Sahabat pembaca Info SSCASN 2019 - Info Seleksi CPNS dan PPPK, sudah tahukah anda bahwa Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaksanakan Rapat Persiapan Seleksi CPNS 2019 yang digelar di Kantor BKN Pusat, Jakarta pada Jumat (18/10/2019). Rapat yang membahas sejumlah hal mengenai persiapan hingga pendaftaran seleksi CPNS 2019 ini dihadiri oleh CPNS Pranata Komputer Tahun Anggaran 2018 di lingkungan BKN.

CPNS Pranata Komputer BKN tersebut akan melaksanakan tugas pertama sebagai petugas helpdesk dengan membantu para admin Instansi pada Bimbingan Teknis SSCASN yang digelar pada 22 hingga 25 Oktober 2019 di Kantor BKN Pusat. Dalam bimbingan teknis tersebut admin Instansi Pusat dan Daerah akan mendapat sejumlah informasi dalam mengakses sistem SSCASN.

Kepala Subdirektorat Informasi Kepegawaian pada Direktorat Pengolahan Data dan Informasi Kepegawaian BKN, Yudhantoro Bayu Wiratmoko yang memimpin rapat tersebut menyampaikan bahwa rapat diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan SDM yang akan menjadi petugas helpdesk seleksi CPNS 2019. Petugas helpdesk tersebut akan membantu admin Instansi maupun pendaftar dalam mengoperasikan portal Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang digunakan dalam pendaftaran seleksi CPNS 2019. “CPNS Pranata Komputer BKN Tahun Anggaran 2018 dipilih agar dapat mengimplementasi pendaftaran yang telah mereka lakukan tahun lalu untuk membantu secara teknis masyarakat yang ingin mendaftar,” ujar Bayu.

Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan yang turut hadir memastikan bahwa BKN akan menyediakan helpdesk offline selain helpdesk online di website http://sscasn.bkn.go.id. Untuk itu, Ridwan mengimbau para petugas helpdesk agar siap dan memahami setiap proses bisnis dalam pelaksanaan seleksi CPNS 2019. “Pelajari FAQ dan alur pendaftaran seleksi CPNS 2019, terutama poin-poin yang kemungkinan akan sering ditanyakan oleh pendaftar,” ujar Ridwan.

Lebih lanjut, Ridwan juga menjelaskan mengenai alur pendaftaran seleksi CPNS 2019 dalam portal SSCASN, sebagai berikut: 1. Buka portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id; 2. Buat akun SSCN 2019 menggunakan NIK dan nomor kartu keluarga atau NIK Kepala Keluarga; 3. Login menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan; 4. Lengkapi biodata; 5. Pilih formasi dan jabatan sesuai pendidikan; 6. Lengkapi data, kemudian unggah dokumen; 7. Cek resume, cetak kartu pendaftaran. “Portal SSCASN belum dapat diakses sebelum pengumuman penerimaan resmi dipublikasikan di website serta media sosial Instansi penerima formasi dan juga SSCASN,” tambah Ridwan.

Berita ini bersumber dari BKN.
Share:

Pesan Sponsor

Recent Posts

Statistik Blog